Omzet besar sering dianggap sebagai tanda bahwa sebuah UMKM sudah menghasilkan banyak uang. Padahal, tingginya penjualan belum tentu berarti bisnis tersebut benar-benar untung. Sebagian besar pendapatan bisa saja habis untuk membeli bahan baku, membayar karyawan, sewa tempat, listrik, hingga biaya operasional lainnya.
Karena itu, pemilik UMKM perlu melihat laba berdasarkan angka yang lebih lengkap, bukan hanya uang yang masuk ke rekening. Dengan pencatatan sederhana, kondisi keuangan usaha sebenarnya bisa diketahui dengan lebih jelas. Berikut beberapa cara untuk mengetahui apakah UMKM benar-benar menghasilkan laba.
