Fitur pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Bank Raya. (dok. Bank Raya)
Pada semester I-2026, Bank Raya berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis kredit digital yang mencerminkan pertumbuhan bisnis pembiayaan yang tetap terjaga.
Hingga semester I-2026, penyaluran kredit digital mencapai Rp16,46 triliun, dan meningkat 22,6 persen (yoy), dengan outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 21,2 persen (yoy).
Di sisi pendanaan, pertumbuhan bisnis Bank Raya turut ditopang oleh peningkatan Digital Saving yang mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4 persen (yoy) serta peningkatan transaksi di Aplikasi Raya sebesar 41,2 persen, dan mencapai 3 juta transaksi.