Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Belanja Negara Bakal Tembus Rp4.000 Triliun, Ini Pesan Menkeu Suahasil

2 min read
Belanja Negara Bakal Tembus Rp4.000 Triliun, Ini Pesan Menkeu Suahasil
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Menkeu Suahasil Nazara menyatakan belanja negara dalam RAPBN 2027 berpotensi pertama kali melampaui Rp4.000 triliun, seiring dorongan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi.
  • Suahasil menekankan akselerasi belanja harus dibarengi efisiensi agar anggaran berdampak optimal bagi perekonomian dan keberlanjutan fiskal tetap terjaga.
  • Hingga akhir Agustus 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun atau 59,7 persen pagu; defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93 persen PDB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan, belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 diperkirakan untuk pertama kalinya menembus Rp4.000 triliun. Di saat yang sama, Suahasil menekankan pentingnya efisiensi agar anggaran tetap memberikan dampak optimal terhadap perekonomian sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal.

"RAPBN 2027 kita desain sehingga kemungkinan besar ini pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia belanja negara melebihi Rp4.000 triliun," kata Suahasil dalam acara Bisnis Forum di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

  1. 1. Belanja negara dipastikan terus terakselerasi hingga akhir tahun

    Ilustrasi APBN (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi APBN (IDN Times/Arief Rahmat)

    Menurutnya, kebutuhan belanja negara akan terus meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, peningkatan belanja perlu diikuti dengan pengelolaan anggaran yang efisien.

    "Belanja kita dorong untuk akselerasi, tetapi harus tetap efisien," ujar Suahasil.

  2. 2. Percepatan belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun

    Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)

    Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong percepatan realisasi belanja negara pada 2026. Berdasarkan APBN KiTa edisi Agustus 2026, realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp2.295,7 triliun atau 59,7 persen dari pagu.

    Realisasi tersebut tumbuh 17,1 persen secara tahunan. Realisasi belanja itu, terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.791,5 triliun atau 56,9 persen dari pagu.

  3. 3. Rincian belanja pemerintah pusat

    ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)

    Belanja pemerintah pusat tersebut mencakup belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp912,4 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp879,1 triliun. Adapun realisasi transfer ke daerah (TKD) mencapai Rp504,3 triliun.

    Dengan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, defisit APBN hingga akhir Agustus 2026 tercata3t Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap produk domeestik bruto (PDB). Sementara itu, keseimbangan primer APBN masih tercatat positif sebesar Rp154 triliun.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More