Jakarta, IDN Times - Perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, dilaporkan tidak sengaja mengirim email PHK massal kepada karyawannya pada Selasa (27/1/2026). Kejadian ini sontak membuat lebih dari 36.000 karyawan Amazon panik. Sebab, sebelumnya, tidak ada pemberitahuan soal akan terjadi PHK massal di sana.
Saat ini, Amazon sudah menghapus email tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kepanikan massal di antara para karyawan. Sejumlah media sudah meminta keterangan lebih lanjut kepada juru bicara Amazon soal masalah ini. Namun, ia menolak untuk menjawab.
