Nvidia hingga Amazon Lirik Investasi Digital di RI

- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sejumlah perusahaan teknologi global berminat menjajaki peluang investasi di Indonesia di sela-sela World Economic Forum (WEF).
- Beberapa perusahaan yang tertarik, antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare,
- Indonesia manfaatkan WEF untuk paparkan arah ekonomi: Presiden Prabowo Subianto pidato di Davos Congress Center, fokus pada program ekonomi prioritas dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan minat sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk Nvidia dan Amazon Web Services (AWS), untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia.
"Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Minat tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Airlangga dan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Indonesia Pavilion, di sela World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. Pertemuan itu digelar sebagai tindak lanjut dari perundingan tarif antara Indonesia dan AS.
Pembahasan difokuskan pada potensi pengembangan investasi ekonomi digital di Indonesia. Sektor yang dibicarakan antara lain pusat data, keamanan siber, serta penguatan infrastruktur digital nasional. Dari dalam negeri, hadir Nongsa Digital Park selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.
1. Indonesia manfaatkan WEF untuk paparkan arah ekonomi

Agenda utama Indonesia pada WEF Annual Meeting 2026 adalah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sesi Special Address di Davos Congress Center. Kehadirannya dinilai strategis untuk menyampaikan arah dan konsep pemikiran ekonomi pemerintah Indonesia ke forum global.
Menurut Airlangga, Prabowo menjelaskan, secara menyeluruh program-program ekonomi prioritas yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
"Beliau juga menegaskan bagaimana cara memimpin Indonesia: kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan,” ujarnya.
2. Bahas investasi strategis dengan Yordania

Airlangga juga melakukan pertemuan dengan Menteri Investasi Yordania Tareq Abu Ghazaleh. Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir.
Dalam pertemuan itu dibahas tindak lanjut nota kesepahaman antara Danantara Indonesia dan Jordan Investment Fund, terutama terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.
3. Pesan stabilitas dari Presiden Prabowo

Presiden Prabowo menghadiri WEF Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos pada Kamis (22/1). Forum tahunan tersebut menjadi ajang pertemuan para pemimpin dunia untuk membahas dinamika dan tantangan perekonomian global.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden dalam agenda WEF tahun ini, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga yang kita miliki. Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama,” kata Prabowo.


















