Comscore Tracker

Selain Croffle, 4 Makanan Fusion Ini Bisa Jadi Ide Bisnis 

Perpaduan yang bikin nagih

Apakah kamu tahu croffle makanan yang hits banget di Korea? Makanan itu adalah bentuk fusion dari croissant dan waffle. Aneh ya? Tapi orang Korea pada doyan.

Nah IDN Times mau share nih ke kamu ada beberapa menu fusion lainnya yang bisa kamu buat. Agak aneh, tapi kamu patut coba! Bisa juga sih buat ide bisnis. Apa saja itu? Langsung aja scroll up!

1. Nasi burger sushi

Selain Croffle, 4 Makanan Fusion Ini Bisa Jadi Ide Bisnis Menu unik burger sushi (Shutterstock/Natasha Breen)

Kebanyakan dari kita sih merasa belum makan kalau belum makan nasi. Betul gak? Pas banget nih ide makanan nasi sushi burger ini bisa menjawab keinginan kebanyakan orang Indonesia tapi juga gemar masakan Jepang.      

Burger sushi yang biasa dikenal orang sebagai burgushi ini menjadi makanan fusion yang cukup diminati banyak orang. Roti yang biasa digunakan pada burger ini diganti menjadi nasi. Singkatnya karbohidrat dari burger diganti. Nah, isinya nanti dibuat mirip dengan sushi, bisa isi daging sapi, ayam, sayuran, salmon, atau tuna. Berani coba?

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Makanan Online, Makanan Berat hingga Penutup

2. Klepon matcha

Selain Croffle, 4 Makanan Fusion Ini Bisa Jadi Ide Bisnis Ilustrasi klepon dengan matcha (Shutterstock/sri widyowati)

Bulat-bulat kenikmatan ini juga bisa dipadupadankan dengan rasa-rasa yang lagi hits lho. Bukan rasa yang dulu pernah ada, tapi rasa-rasa western seperti matcha. Kenapa tidak? Sepertinya sih Chef Arnold, Juna, dan Renatta juga bakal approved

Atau mungkin selain matcha, bisa memakai coklat atau rasa buah-buahan seperti sirup jeruk atau mangga. Jadi, tidak melulu rasa gula merah. Kayaknya bakal enak sih! 

3. Ayam cola

Selain Croffle, 4 Makanan Fusion Ini Bisa Jadi Ide Bisnis Eksperimen ayam dengan coca-cola (YouTube/Gerry Girianza)

Kamu pasti bertanya-bertanya waktu baca judul poin ini. Emangnya nyambung ayam pakai coca-cola? Eits, serius sudah ada yang pernah bikin ini juga salah satunya food vlogger bernama Gerry Girianza. Cek aja deh kelihatan enak banget! Tentu saja dengan racikan bumbu-bumbu yang lain juga ya gak hanya pakai coca-cola doang. Tertarik coba gak? Mantap juga sih buat inovasi ide bisnis di masa PPKM ini. 

Kalau kamu mau cari tahu lebih banyak soal inovasi bisnis di kondisi PPKM Darurat, kamu bisa ikutan seri pelatihan intensif dari Gojek spesial Hari UMKM Nasional. Di sepanjang bulan Agustus, Gojek kembali menghadirkan Akademi Mitra Usaha (KAMUS) dengan beragam topik pelatihan, diantaranya pemanfaatan teknologi Gojek untuk optimalkan bisnis, pemasaran digital untuk bisnis, strategi memaksimalkan kualitas desain visual untuk pemasaran produk, hingga sesi khusus berbagi pengalaman dari pelaku bisnis kuliner, ritel, dan jasa yang telah sukses bertumbuh bersama ekosistem Gojek.

Senior Vice President of Public Policy & Government Relations Gojek, Anita Sukarman mengatakan, “Situasi pandemi yang masih berlangsung memberikan tantangan besar bagi UMKM Indonesia untuk bertahan. Sejak awal berdiri, mendorong kemajuan UMKM adalah misi utama Gojek, dan di masa penuh tantangan ini, Gojek terus berupaya merespon berbagai kebutuhan UMKM untuk beradaptasi dan bertumbuh. Kami memahami bahwa selain adopsi digital, UMKM memerlukan pendampingan sejak mulai bergabung hingga ketika telah berjualan online dalam bentuk edukasi dan pengembangan kapasitas untuk optimalisasi pertumbuhan usaha. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra pertumbuhan terbaik bagi UMKM melalui Akademi Mitra Usaha Gojek (KAMUS), sebuah wadah edukasi dan jejaring yang berangkat dari semangat #BangkitBersama Gojek untuk dukung UMKM semakin tangguh.”

“Bertepatan dengan momen Hari UMKM Nasional ini, Gojek sangat berbangga hati dapat mengawali seri pelatihan intensif KAMUS dengan kerja sama dengan KemenkopUKM untuk memberikan pelatihan kepada ribuan UMKM binaan KemenkopUKM dan memfasilitasi kesempatan eksklusif untuk UMKM ini bergabung di ekosistem Gojek dengan paket dukungan spesial GoFood,” lanjut Anita.

Rangkaian pelatihan KAMUS merupakan bagian dari #BangkitBersama, gerakan yang yang menggabungkan solusi mobilitas, e-commerce, dan layanan keuangan di dalam ekosistem GoTo untuk membantu masyarakat, termasuk UMKM dan pekerja sektor informal, untuk dapat bangkit kembali, sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Mitra usaha Gojek maupun publik yang tertarik mengikuti rangkaian pelatihan KAMUS bisa mendaftarkan dirinya melalui bit.ly/KAMUSGojek atau langsung saja klik di sini.

“Hingga saat ini, ekosistem Gojek telah mendukung hampir 1 juta mitra usaha berkembang di dalam ekosistem kami dengan memanfaatkan solusi teknologi Gojek yang komprehensif. Telah melangkah ke tahapan selanjutnya, Gojek pun mendukung mitra usaha kami ini agar semakin naik kelas melalui pendampingan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Di saat yang sama, kami terus memfasilitasi sebanyak-banyaknya UMKM di Indonesia untuk bergabung ke ekosistem kami, merasakan manfaat digitalisasi, dan bangkit bersama dari efek pandemi,” tutup Anita.

4. Onde-onde green tea

Selain Croffle, 4 Makanan Fusion Ini Bisa Jadi Ide Bisnis Onde-onde cemilan murah dan enak (Shutterstock/Dinar Nurnaningsih)

Sama seperti klepon tadi sih, cuman ini ganti bahan menjadi onde-onde. Fusion Indonesia dan Jepang ini juga menarik, soalnya onde-onde yang original dengan kacang hijau sudah terlalu mainstream dan biasa. Kebanyakan orang-orang juga suka ngemil, pas banget nih buat dijual buat teman-teman di rumah aja. 

Onde-onde yang terjangkau dan gak bikin kantong kering ini enak serta memberi nilai tambah buat mereka penasaran dan ingin mencoba. Meski begitu sebenarnya kamu bisa mengkreasikan sendiri di rumah dengan rasa apapun sih. Minat coba? 

Nah, itu tadi beberapa makanan fusion yang mungkin bisa menginspirasi kamu untuk jadi ide bisnis. Kira-kira apa lagi makanan fusion yang cocok buat ide bisnis? Kalau kamu tahu tulis di kolom komentar, ya! Stay safe &healthy, guys! (WEB)

Baca Juga: Misugaru, Minuman Menyehatkan Jadi Ide Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Topic:

  • Bima Anditya Prakasa

Berita Terkini Lainnya