Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, selama ini pihaknya hanya mendapatkan margin sebesar Rp50 per kilogram (kg) beras yang sudah disalurkan. Angka tersebut sudah berlaku sejak 2014. Artinya, selama 11 tahun tak ada kenaikan. Menurutnya, angka tersebut sudah tidak ideal, apalagi penugasan yang harus dijalankan Bulog semakin besar.
“Masa sekian dari 2014 sampai 2025, berarti 11 tahun,” kata Rizal di kantor Bulog, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Sebagai BUMN yang melaksanakan penugasan pemerintah dalam pengadaan CBP, pihaknya meminta perlakuan yang sama dengan PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Rizal mengatakan, Pertamina dan PLN mendapatkan margin sebesar 10 persen dari penugasan yang dilaksanakan.
“Nah awalnya disetujui 7 persen, awalnya 7 persen naik marginnya. Namun kami ngajukan alangkah baiknya, kita disetarakan dengan BUMN yang lain, 10 persen, baik Pertamina maupun PLN,” ucap Rizal.