Prabowo Kucurkan Rp5 Triliun ke Bulog buat Bangun Gudang Baru

- Bulog akan bangun 100 gudang baru di Indonesia.
- Gudang dilengkapi fasilitas penggilingan beras dan diprioritaskan di wilayah 3T.
- Pembangunan menunggu terbitnya Instruksi Presiden.
Jakarta, IDN Times - Perum Bulog akan membangun 100 gudang baru yang tersebar di seluruh Indonesia. BUMN pangan itu mendapatkan modal Rp5 triliun dari APBN untuk membangun gudang baru. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan 100 gudang itu dibangun untuk mendukung tugas perusahaan, yang harus menyerap 4 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) tahun ini.
“Pembangunan 100 gudang Bulog, bantuan dari Bapak Presiden yang insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita laksanakan,” kata Rizal dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
1. Bakal dilengkapi fasilitas penggilingan beras

Rizal mengatakan, gudang Bulog yang dibangun akan dilengkapi fasilitas pengeringan gabah atau dryer, penggilingan beras atau rice milling unit (RMU), dan penyimpan gabah atau silo. Namun, fasilitas itu hanya disediakan pada wilayah-wilayah sentra produksi padi. Sementara, pada wilayah yang bukan sentra produksi padi, hanya dibangun gudang untuk menyimpan beras.
“Nah kebetulan di Morotai itu ada lahan sawahnya juga. Lahan sawahnya tidak besar, kecil, juga dibangunkan dryer, RMU untuk mendukung pengolahan padi di sana, sehingga tidak perlu lagi masyarakat Morotai itu begitu panen padi, padinya dibawa dulu ke kota, keluar pulau, balik lagi,” tutur Rizal.
2. Prioritas di wilayah 3T

Rizal mengatakan, gudang yang dibangun akan diprioritaskan pada wilayah terdepan, terluar, dan terpencil alias 3T.
“Kami rencanakan yang pertama adalah prioritas untuk daerah-daerah 3T,” ucap Rizal.
3. Tunggu Inpres terbit

Untuk memulai pembangunan, Perum Bulog masih menunggu terbitnya Instruksi Presiden.
“Kami menunggu Inpresnya dulu turun, baru nanti kami rencanakan groundbreaking-nya," “ ujar dia.

















