Jakarta, IDN Times – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas cadangan devisa, meski terjadi penurunan pada Mei 2026 menjadi 144,9 miliar dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan posisi April 2026 yang sebesar 146,2 miliar dolar AS
“Nanti (cadangan devisa) kita cari lagi,” ujar Airlangga saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (8/6/2026).
Sepanjang 2026, cadangan devisa Indonesia menunjukkan tren penurunan. Pada Januari 2026 tercatat sebesar 154,6 miliar dolar AS, lalu turun menjadi 151,9 miliar dolar AS pada Februari, dan kembali melemah ke 148,2 miliar dolar AS pada Maret. Tren tersebut berlanjut pada April sebesar 146,2 miliar dolar AS hingga akhirnya mencapai 144,9 miliar dolar AS pada Mei 2026.
