Jakarta, IDN Times - Raksasa energi asal Amerika Serikat (AS), Chevron, resmi memperluas jangkauan operasionalnya di Venezuela setelah menandatangani kesepakatan pertukaran aset pada Senin (13/4/2026). Melalui kerja sama terbaru ini, Chevron akan memfokuskan investasinya pada pengelolaan minyak mentah ekstra berat di kawasan strategis Sabuk Orinoco guna memperkuat stabilitas pasokan energi internasional.
Ekspansi besar ini didorong oleh kebijakan pemerintah AS yang meluncurkan rencana perbaikan infrastruktur energi senilai 100 miliar dolar AS (Rp1,71 kuadriliun), serta adanya reformasi hukum perminyakan di Venezuela. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mendongkrak kapasitas produksi minyak secara signifikan sekaligus memberikan kepastian hukum yang lebih kuat bagi para investor global.
