Jakarta, IDN Times - Pemerintah China secara resmi membatasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) domestik pada Senin (23/3/2026). Intervensi darurat ini diambil otoritas Beijing untuk meredam dampak lonjakan harga energi dunia, menjaga stabilitas ekonomi nasional, serta meringankan beban masyarakat dan industri.
Keputusan ini merespons lonjakan harga minyak mentah global usai pecahnya perang antara aliansi Amerika Serikat-Israel melawan Iran. Pertempuran kini berpusat di Selat Hormuz, jalur transit bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas bumi global setiap harinya. Gangguan di rute sempit ini telah mengguncang rantai pasok energi dunia dan mengancam pertumbuhan ekonomi.
