Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)
Kamboja mencatat kenaikan harga bensin tertinggi, hampir 68 persen, naik dari 1,11 dolar AS per liter untuk bensin dengan nilai oktan 95 pada 23 Februari, menjadi 1,32 dolar AS pada 11 Maret. Vietnam menyusul dengan kenaikan 50 persen, kemudian Nigeria sebesar 35 persen, Laos sebesar 33 persen.
Berikut daftar 10 negara dengan kenaikan BBM tertinggi setelah perang AS-Iran, dikutip dari Aljazeera:
1. Kamboja
Sebelum perang (23 Februari): 1,11 dolar AS
Setelah perang (11 Maret): 1,32 dolar AS
Kenaikan Harga: 67,81 persen
2. Vietnam
Sebelum perang: 0,75 dolar AS
Setelah perang: 1,13 dolar AS
Kenaikan Harga: 49,73 persen
3. Nigeria
Sebelum perang: 0,59 dolar AS
Setelah perang: 0,80 dolar AS
Kenaikan Harga: 35,02 persen
4. Laos
Sebelum perang: 1,34 dolar AS
Setelah perang: 1,78 dolar AS
Kenaikan Harga: 32,94 persen
5. Kanada
Sebelum perang: 1,16 dolar AS
Setelah perang: 1,30 dolar AS
Kenaikan Harga: 28,36 persen
6. Pakistan
Sebelum perang: 0,92 dolar AS
Setelah perang: 1,15 dolar AS
Kenaikan Harga: 24,49 persen
7. Maldives
Sebelum perang: 0,87 dolar AS
Setelah perang: 1,04 dolar AS
Kenaikan Harga: 18,54 persen
8. Australia
Sebelum perang: 1,11 dolar AS
Setelah perang: 1,31 dolar AS
Kenaikan Harga: 18,23 persen
9. Amerika Serikat
Sebelum perang: 0,87 dolar AS
Setelah perang: 1,01 dolar AS
Kenaikan Harga: 16,55 persen
10. Singapura
Sebelum perang: 2,16 dolar AS
Setelah perang: 2,50 dolar AS
Kenaikan Harga: 15,69 persen.