Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dukung Desa Adat Sade Pulih, Pertamina Beri Bantuan untuk Perajin Tenun

3 min read
Dukung Desa Adat Sade Pulih, Pertamina Beri Bantuan untuk Perajin Tenun
PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun kepada perajin di Desa Adat Sade (dok.PERTAMINA)
  • Pertamina memberikan 45 alat tenun dan menyiapkan pelatihan bagi perajin Desa Adat Sade setelah kebakaran.

  • Bantuan tersebut mendukung pemulihan ekonomi warga sekaligus menjaga tradisi tenun Sasak sebagai identitas budaya.

  • Perajin diharapkan kembali berproduksi, memperoleh penghasilan, dan menyambut wisatawan dengan karya khas Desa Sade.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mandalika, IDN Times - PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan kepada perajin di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan ekonomi warga setelah kebakaran pada 22 Agustus 2026 lalu.

Selain bantuan peralatan, perusahaan juga menyiapkan pendampingan pelatihan agar para perajin dapat kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan bagi keluarga. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan di panggung Festival, area Pertamina Mandalika International Circuit, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

  1. 1. Pertamina salurkan 45 alat tenun untuk perajin terdampak

    Warga Desa Sade yang ada di Lombok. (IDN Times/Sunariyah)
    Warga Desa Sade yang ada di Lombok. (IDN Times/Sunariyah)

    Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade pada 22 Agustus 2026 berdampak pada rumah warga serta sejumlah bangunan penunjang kegiatan ekonomi dan budaya. Beberapa di antaranya adalah toko seni, lumbung, dan Bale Baleq.

    Musibah ini turut mengganggu aktivitas warga yang selama ini menggantungkan penghasilan pada kegiatan menenun, penjualan suvenir, dan jasa pemandu wisata. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan bantuan 45 alat tenun dan pendampingan pelatihan diberikan agar para perajin dapat kembali bekerja dan menghasilkan karya.

    "Melalui bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan, kami berharap para perajin Desa Adat Sade dapat kembali bekerja dan menghasilkan karya. Tradisi tenun memiliki nilai penting bagi masyarakat, baik sebagai sumber penghidupan maupun sebagai warisan budaya yang perlu terus dijaga," ujar Arya pada Sabtu (10/10/2026).

  2. 2. Jaga tradisi tenun sasak dan dorong pemulihan wisata budaya

    ilustrasi tenun kain
    ilustrasi tenun kain (unsplash.com/Pew Nguyen)

    Kain tenun yang dihasilkan para perajin Desa Adat Sade menjadi bagian dari identitas budaya desa sekaligus produk lokal yang menarik minat wisatawan. Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya masyarakat Sasak di Lombok.

    Pemberian bantuan alat tenun diharapkan membuat para perajin dapat kembali menjalankan kegiatan produksi. Pendampingan pelatihan juga diharapkan membantu mereka mengembangkan keterampilan dan memperkuat kesiapan untuk kembali menjalankan usaha.

    Dukungan terhadap perajin Desa Adat Sade, yang disebut Arya, menjadi bagian dari upaya Pertamina agar perkembangan pariwisata Mandalika turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

    "Kami ingin masyarakat sekitar turut merasakan manfaat dari berkembangnya Mandalika. Melalui program TJSL, Pertamina mendukung penguatan potensi lokal agar warga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Dukungan bagi perajin Desa Sade juga menjadi upaya menjaga tradisi tenun agar terus diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Arya.

  3. 3. Berharap perajin kembali bangkit dan siap sambut wisatawan

    PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun kepada perajin di Desa Adat Sade (dok.PERTAMINA)
    PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun kepada perajin di Desa Adat Sade (dok.PERTAMINA)

    Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sade, Thalib, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertamina. Menurutnya, ketersediaan peralatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga untuk kembali menjalankan aktivitas setelah musibah kebakaran. Kembalinya aktivitas menenun diharapkan turut menggerakkan perekonomian desa, mulai dari proses produksi kain hingga penjualan produk kepada wisatawan.

    "Setelah musibah, salah satu kebutuhan warga adalah peralatan untuk kembali bekerja. Kami berterima kasih atas bantuan Pertamina karena alat tenun ini membantu para perajin memulai kembali kegiatan mereka. Harapan kami, warga dapat kembali menghasilkan kain, memperoleh penghasilan, dan menyambut wisatawan dengan karya khas Desa Sade," kata Thalib.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More