Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Februari 2026 mencapai 22,17 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Angka tersebut naik 1,01 persen dibandingkan periode yang sama di 2025 atau secara year on year (yoy). Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari-Februari 2026 mencapai 44,32 miliar dolar AS, naik 2,19 persen (yoy).
Deputi Bidang Statistik dan Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, kinerja ekspor itu ditopang oleh ekspor sektor industri pengolahan atau manufaktur yang mencapai 37,06 miliar dolar AS.
“Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama atas peningkatan tadi kinerja ekspor nonmigas sepanjang Januari sampai dengan Februari tahun 2026 dengan andilnya untuk industri pengolahan, yaitu 5,36 persen,” kata Ateng dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/4/2026).
