Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

RI Ekspor Rumput Laut ke China, Nilainya Rp1,7 Miliar

RI Ekspor Rumput Laut ke China, Nilainya Rp1,7 Miliar
Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China. (Dok. Kemendag)
Intinya Sih
  • Indonesia mengekspor 75 ton rumput laut Eucheuma cottonii ke China senilai Rp1,7 miliar dari gudang SRG PT Asia Sejahtera Mina di Maros, Sulawesi Selatan.
  • Mendag Budi Santoso menegaskan skema Sistem Resi Gudang (SRG) membantu petani dan eksportir memperluas pasar serta mengelola stok komoditas secara efisien.
  • Pemerintah mengintegrasikan SRG dengan program Desa BISA Ekspor untuk memperkuat ekosistem ekspor daerah, sementara nilai ekspor rumput laut RI tembus Rp5 triliun pada 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Indonesia mengekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii dikirim ke China. Ekspor dilaksanakan dari gudang Sistem Resi Gudang (SRG) milik PT Asia Sejahtera Mina di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Nilai ekspornya mencapai 100.215 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp1,7 miliar.

1. Manfaat ekspor melalui SRG

Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China.
Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China. (Dok. Kemendag)

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengatakan skema SRG dapat membantu petani hingga eksportir memperluas akses pasar sekaligus mengelola stok komoditas.

Adapun gudang tersebut merupakan bagian dari jaringan gudang SRG yang dikelola PT Wahana Pronatural Tbk. Gudang tersebut rutin mengekspor rumput laut ke sejumlah negara, termasuk China dan Spanyol.

“SRG menjadi instrumen penting untuk mendukung ekspor komoditas Indonesia ke pasar global,” kata Budi dikutip dari keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).

2. Pemerintah dorong ekspor lewat program Desa BISA Ekspor

Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China.
Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China. (Dok. Kemendag)

Kementerian Perdagangan juga akan mengintegrasikan SRG

dengan program Desa BISA Ekspor (DBE) untuk memperkuat ekosistem ekspor dari daerah.

Melalui skema itu, komoditas unggulan desa seperti rumput laut dapat disimpan di gudang SRG dan dijual saat harga pasar lebih menguntungkan.

“Produk unggulan seperti rumput laut dapat disimpan di gudang SRG dan dijual ketika harga pasar menguntungkan,” ujar Budi.

Selain itu, pemerintah memperluas akses pasar melalui kegiatan business matching yang difasilitasi Atase Perdagangan RI dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara.

3. Nilai ekspor rumput laut RI tembus Rp5 triliun pada 2025

Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China.
Indonesia ekspor 75 ton rumput laut jenis Eucheuma cottonii senilai Rp1,7 miliar ke China. (Dok. Kemendag)

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya mengatakan ekspor rumput laut Indonesia ke dunia mencapai 317,55 juta dolar AS atau setara Rp5,37 triliun (kurs Rp16.905 per dolar AS) sepanjang 2025.

Negara tujuan utamanya antara lain China, Amerika Serikat, Spanyol, Jepang, dan Belanda.

“SRG memiliki peran strategis dalam mendukung ekspor komoditas unggulan di berbagai wilayah Indonesia,” kata Tirta.

Direktur Utama PT Asia Sejahtera Mina Tbk, Indra Widiadarma menambahkan dukungan pemerintah melalui SRG juga membuka peluang pelaku usaha dan UMKM menembus pasar global.

“Dukungan ini membuka peluang pelaku usaha dan UMKM untuk menembus pasar ekspor melalui promosi dan pameran di luar negeri,” tutur Indra.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More