Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gaji Pegawai Pajak Lebih Tinggi, Purbaya: Potong atau Naikin yang Lain
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti gaji pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang lebih tinggi dan menawarkan dua opsi: pemotongan gaji pajak atau kenaikan gaji unit lain di Kemenkeu.
  • Ia mengakui penyetaraan gaji akan menghadapi kendala anggaran serta menyinggung Dirjen Anggaran Luky Alfirman yang kemungkinan tidak menyetujui rencana tersebut karena keterbatasan dana negara.
  • Purbaya juga meminta penghapusan ego sektoral antarunit dengan mendorong mutasi lintas direktorat agar distribusi pegawai lebih seimbang tanpa perlu rekrutmen baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti adanya kesan eksklusivitas di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) karena besaran gaji yang lebih tinggi dibandingkan unit lain. Perbedaan tersebut menurutnya memicu sentimen merasa lebih unggul di kalangan pegawai pajak.

Purbaya melontarkan dua opsi untuk mengatasi ketimpangan tersebut, yakni memotong gaji pegawai pajak agar setara atau menaikkan gaji unit lainnya.

"Gue baru tahu gajinya lebih tinggi ya Pajak? Kita potong atau kita naikin yang lain? Kan dua pilihan, kita samain, kita potong yang orang Pajak atau yang lain kita naikin semua," kata dia di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

1. Purbaya singgung restu Dirjen Anggaran

ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

​Purbaya mengakui rencana penyetaraan gaji di kementeriannya akan menghadapi tantangan pendanaan. Dia berkelakar rencana tersebut pasti tidak disetujui Dirjen Anggaran Luky Alfirman karena menyangkut ketersediaan anggaran negara.

"Kalau Pak Luky enggak setuju pasti, itu masalah anggaran ya Pak Luky ya? Pak Luky setuju enggak? Dia enggak setuju. Jadi nanti protes ke Pak Luky semuanya," kelakar Purbaya.

2. ​Hapus kesenjangan antarunit Kemenkeu

Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (IDN Times/Helmi Shemi)

​Purbaya menegaskan kesan berbeda antarunit di lingkungan Kemenkeu harus segera dihilangkan. Dia menginstruksikan agar proses penyetaraan tersebut dilakukan secara bertahap, tetapi jika memungkinkan diselesaikan secepat mungkin.

"Yang kayak gitu di mana ada seolah-olah satu dengan yang lain berbeda di (Kementerian) Keuangan harus kita hilangkan secara bertahap atau kalau bisa cepat," tegasnya.

3. Hapus sekat organisasi dengan mutasi lintas unit

Gedung Kementerian Keuangan (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Selain masalah upah, Purbaya menginstruksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu selaku pengelola sumber daya manusia (SDM) untuk menghapus ego sektoral atau "silo-silo" di kementeriannya.

Dia mencontohkan kondisi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang dipimpin Astera Primanto Bhakti yang saat ini memiliki kelebihan pegawai, sementara Ditjen Pajak justru kekurangan personel.

"Pak Prima punya kelebihan pegawai, Pajak kekurangan pegawai. Daripada rekrut baru, kita switch aja sebagian orang dari tempatnya Pak Prima ke Pajak," kata Purbaya.

Editorial Team