Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Melesat Rp34 Ribu Jadi Rp2,549 Juta per Gram

Harga Emas Antam Melesat Rp34 Ribu Jadi Rp2,549 Juta per Gram
ilustrasi emas (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya sih...
  • Harga emas Antam naik Rp34 ribu menjadi Rp2,549 juta per gram
  • Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain: 0,5g-100g dengan harga mulai dari Rp1.324.500 hingga Rp249.112 juta
  • Emas adalah aset investasi yang aman dan bisa digunakan untuk mendiversifikasi portofolio investasi, tetapi penting untuk menentukan tujuan investasi sebelum memulai
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas hari ini, Selasa (6/1/2026) produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp34 ribu menjadi Rp2,549 juta per gram.

Adapun harga beli kembali (buyback) dari Antam juga mengalami kenaikan dengan nominal sama, sehingga membuat harga buyback emas Antam saat ini menjadi Rp2,405 juta per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain seperti dikutip dari logammulia.com

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.324.500.
  • Harga emas 1 gram: Rp2,549 juta.
  • Harga emas 2 gram: Rp5,038 juta.
  • Harga emas 3 gram: Rp7,532 juta.
  • Harga emas 5 gram: Rp12,520 juta.
  • Harga emas 10 gram: Rp24,985 juta.
  • Harga emas 25 gram: Rp62,337 juta.
  • Harga emas 50 gram: Rp124,595 juta.
  • Harga emas 100 gram: Rp249,112 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas adalah aset investasi yang aman

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Tentukan tujuan sebelum investasi emas

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Tips agar Keuangan Tetap Aman Meski Selalu Tampil Stylish

07 Jan 2026, 21:21 WIBBusiness