Pemerintah Naikkan Harga Acuan Penjualan Sapi Hidup, Ini Alasannya

- Pemerintah menaikkan Harga Acuan Penjualan sapi hidup dari Rp58 ribu menjadi sekitar Rp59 ribu per kilogram akibat kenaikan harga impor imbas konflik geopolitik Timur Tengah.
- Meski HAP naik, pemerintah memastikan harga daging sapi di pasar tetap stabil di kisaran Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram sesuai batas harga eceran tertinggi.
- Harga eceran tertinggi daging kerbau beku impor ikut naik dari sekitar Rp80 ribu menjadi Rp90 ribu, sementara rata-rata nasional harga daging sapi tercatat Rp138.898 per kilogram.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah menetapkan kenaikan Harga Acuan Penjualan (HAP) impor sapi hidup. Kenaikan itu dilakukan akibat meningkatnya harga sejumlah komoditas impor di tengah konflik geopolitik Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, HAP sapi hidup dari Rp59 ribu per kilogram (kg), naik menjadi Rp59 ribu per kg.
"Itu ada penyesuaian kira-kira seribu rupiah lebih per kilonya sapi hidup. Dari Rp 58 ribu menjadi Rp 59 ribu sekian," kata Zulhas di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
1. Pemerintah pastikan harga daging sapi stabil

Meski ada kenaikan HAP sapi hidup, pemerintah memastikan harga daging sapi di pasar tetap stabil, di kisaran Rp130 ribu-140 ribu per kg.
"Nah yang lainnya tetap, masih dalam harga eceran tertinggi. Misalnya harga di pasar, harga daging sapi itu kan antara Rp130 ribu, maksimal Rp140 ribu. Masih dalam kisaran HET (harga eceran tertinggi). Jadi itu masih tidak ada perubahan apapun," tutur Zulhas.
2. HET daging kerbau beku naik

Konflik Timur Tengah tak hanya mengerek HAP sapi hidup, tapi juga harga eceran tertinggi (HET) daging kerbau beku impor.
"Nah ini dari harga eceran tertinggi Rp80 ribu-an. Ini berubah menjadi harga, harga eceran tertinggi ya. Jadi bisa di bawah itu, itu Rp90 ribu-an," ujar Zulhas.
3. Harga daging sapi hari ini

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga daging sapi hari ini tembus Rp138.898 untuk rata-rata nasional. Harga tersebut turun 0,02 persen dibandingkan kemarin, Selasa (22/4).
Sementara itu, di Jakarta, harga rata-rata daging sapi tembus Rp152.917 per kg. Harga tertinggi ada di wilayah Jakarta Pusat, yakni tembus Rp156.667 per kg, dan harga terendah di Jakarta Selatan sekitar Rp147.857 per kg.


















