Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Jadi Rp3,122 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Jadi Rp3,122 Juta per Gram
ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam turun Rp13 ribu menjadi Rp3,122 juta per gram, sementara harga buyback juga turun ke Rp2,901 juta per gram.
  • Harga emas batangan bervariasi sesuai pecahan, dengan tambahan pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen tanpa NPWP.
  • Emas dianggap aset investasi aman untuk diversifikasi portofolio, namun perlu penentuan tujuan investasi agar hasilnya optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Harga emas hari ini, Selasa (3/3/2026) produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan sebesar Rp13.000 dan menjadi Rp3,122 juta per gram.

Adapun harga beli kembali (buyback) dari Antam juga mengalami penurunan, yakni sebesar Rp13.000 dan membuat harga buyback emas Antam saat ini menjadi Rp2,901 juta per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain seperti dikutip dari logammulia.com

• Harga emas 0,5 gram: Rp1,611 juta

• Harga emas 1 gram: Rp3,122 juta.

• Harga emas 2 gram: Rp6,184juta.

• Harga emas 3 gram: Rp9,251 juta.

• Harga emas 5 gram: Rp15,385 juta.

• Harga emas 10 gram: Rp30,715 juta.

• Harga emas 25 gram: Rp76,662 juta.

• Harga emas 50 gram: Rp153,245 juta.

• Harga emas 100 gram: Rp306,412 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas adalah aset investasi yang aman

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Tentukan tujuan sebelum investasi emas

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung.

Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More