Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Turun Rp12 Ribu, Waktunya Beli Emas?
Default Image IDN

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam turun Rp12 ribu pada hari ini, Kamis (17/6/2021). Pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas hari ini berada di level Rp928 ribu per gram.

Harga emas ini merupakan yang terendah sejak harga emas naik pada 7 Mei 2021 ke level Rp934 ribu per gram. Sementara, harga jual kembali atau buyback juga turun Rp17 ribu ke Rp833 ribu per gram.

1. Harga emas hari ini dalam pecahan lain

Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Berikut ini harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp514 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp928 ribu
  • Harga emas 2 gram: Rp1,796 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2,669 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp4,415 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp8,775 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp21,812 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp45,545 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp87,012 juta

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Default Image IDN

Untuk keuntungan investasi emas, hitunglah selisih harga jual dan harga beli agar bisa memperkirakan keuntungan yang akan didapat. Misalnya, harga beli emas Antam Rp1,021 juta per gram dan harga jual kembali Rp917 ribu per gram.

Ada selisih Rp104 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Apabila kamu beli emas Rp1,031 juta pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp104 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian.

3. Tentukan dulu tujuan investasi sebelum membeli emas

Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Berinvestasi pada emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article