Riset penyebaran air minum dalam kemasan (AMDK) di 10 kota di Indonesia. (Dok. Diskursus Network)
Selain kualitas, kepercayaan terhadap merek dan kebiasaan membeli turut memengaruhi pilihan konsumen. Sejumlah responden menyebut Aqua dipilih karena sudah dikenal sejak lama, menjadi merek pionir, sehingga dianggap memiliki sumber air yang terpercaya.
Menurut Kepala Riset Diskursus Network & Ecosystem, Agustinus Dwianto, faktor kepercayaan, keamanan sumber air, dan kualitas menjadi penentu utama bagi masyarakat dalam memilih air minum sehari-hari.
“Berdasarkan survei yang kami lakukan terhadap ribuan responden di berbagai wilayah Indonesia, kami melihat bahwa faktor kepercayaan, keamanan sumber air, dan kualitas menjadi determinan utama dalam pemilihan air minum sehari-hari,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Agustinus mengungkap, mayoritas konsumen cenderung memilih merek yang mempunyai rekam jejak panjang dan jaminan kualitas yang selalu konsisten.
“Studi ini menunjukkan bahwa mayoritas konsumen cenderung memilih merek yang telah memiliki rekam jejak panjang dan jaminan kualitas yang konsisten. Dalam hasil temuan kami, Aqua menjadi merek yang paling dominan dipilih oleh responden, mengindikasikan posisinya sebagai referensi utama dalam kategori air minum dalam kemasan di Indonesia.” pungkas dia.
Diketahui, Aqua menjadi pelopor AMDK di Indonesia sejak 1970-an, yang memiliki sejarah panjang dalam membentuk kebiasaan konsumsi air minum masyarakat. Selama lebih dari lima dekade. Aqua telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.
Distribusi yang luas hingga ke toko kelontong, warung, kios, minimarket, dan supermarket turut memperkuat posisinya. Dalam riset ini, toko kelontong menjadi jenis outlet yang paling banyak disurvei dengan porsi 63,4 persen.
Dengan kombinasi antara kualitas, kepercayaan, dan kedekatan dengan konsumen, Aqua tetap menjadi merek yang paling laris dan paling diminati, baik secara nasional maupun di berbagai kota di Indonesia.