Comscore Tracker

6 Mitra Dagang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?

Jadi minus 11,25 persen

Jakarta, IDN Times - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, menyebut 6 dari 10 mitra dagang Indonesia terdampak resesi dengan pertumbuhan ekonomi minus.

Keenam negara tersebut adalah Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Korea Selatan, Malaysia dan Thailand. "Dan ini berdampak pada perdagangan kita," kata Agus dalam webinar yang diselenggarakan Bisnis.com, Selasa (28/7/2020).

Lalu apa dampaknya untuk perdagangan Indonesia?

1. Perdagangan Indonesia minus 11,25 persen

6 Mitra Dagang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, Agus mengatakan secara total perdagangan Indonesia mengalami minus 11,25 persen akibat resesi yang melanda negara mitra dagangnya.

"Berdasarkan data WTO, perdagangan dunia akan turun di level 13 persen sampai minus 32 persen. Jadi perdaganagn akan mengadhapi tantangan besar karena dengan 6 dari 10 partner dan dampaknya penurunan terhadap perdagangan kita juga besar," kata Agus memaparkan.

Baca Juga: Sibuk Bahas Resesi Ekonomi, Apa sih Artinya?

2. Total perdagangan Indonesia turun US$15 juta

6 Mitra Dagang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?Ilustrasi impor (IDN Times/Arief Rahmat)

Masih berdasarkan data Kementerian Perdagangan, akibat resesi di 6 mitra dagang Indonesia, terjadi penurunan total perdagangan sebesar US$15 juta dibanding tahun sebelumnya.

Pada periode Januari-Mei 2019, Indonesia mengantongi total perdagangan sebesar US$140,307 juta. Sementara pada Januari-Mei 2020 ini hanya sebesar US$124,521 juta.

3. India, Filipina dan Thailand paling besar dampaknya ke Indonesia

6 Mitra Dagang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?Pekerja migran menunggu kereta di Ahmedabad, India, untuk pulang kampung, pada 18 Juni 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave

India, Filipina, dan Thailand menjadi mitra dagang terdampak resesi yang menimbulkan dampak perdagangan terbesar ke Indonesia.

India tercatat turun 22,91 persen menjadi US$5,458 juta dari sebelumnya US$7,079 juta. Filipina turun dari US$3,112 juta menjadi US$2,4 juta atau minus 22,88 persen. Terakhir adalah Thailand yang minus 19,6 persen dari sebelumnya US$6,786 menjadi US$5,456.

Baca Juga: Susul Singapura, Korea Selatan Masuk Jurang Resesi

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya