Comscore Tracker

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo  

Indosat janjikan kota lain akan segera kedatangan 5G

Jakarta, IDN Times – PT. Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial pertama di Solo. Layanan 5G baru di Solo tersebut akan menawarkan konsumen dan pelanggan bisnis Indosat Ooredoo akses internet broadband seluler yang lebih cepat, demi mewujudkan transformasi digital dan pemulihan ekonomi di kota tersebut.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan peluncuran 5G ini untuk menunjukkan kekuatan transformatif 5G kepada anak muda, komunitas digital, dan bisnis.

"Kami percaya teknologi ini akan membantu mengakselerasi transformasi digital masyarakat Indonesia dan mendorong inovasi bisnis di semua industri. Hari ini menandai awal perjalanan kami dalam mendorong revolusi 5G di seluruh negeri, memajukan bangsa menuju masa depan yang mendukung 5G," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: Ma'ruf Amin: 2 Tahun Lagi Seluruh Indonesia Terjangkau Internet

1. Internet 5G untuk dorong pemulihan ekonomi

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo  Data Penggunaan Internet di Indonesia (IDN Times/Arief Rahmat)

Al-Neama menuturkan, peluncuran layanan 5G komersial merupakan bagian dari kemitraan baru dengan Pemerintah Kota Surakarta atau Solo untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kemitraan juga mencakup kolaborasi di ranah pemberdayaan UMKM, pendidikan talenta digital, dan pengembangan kota pintar (smart city).

"Kemitraan Indosat Ooredoo dengan Pemerintah Kota Surakarta bertujuan untuk mendorong respon yang kolaboratif dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mengasah seluruh potensi mereka," katanya.

Baca Juga: Indosat Gandeng Bobble AI, Ciptakan Keyboard Smartphone  

2. Indosat optimalkan layanan 5G di tiga penggunaan

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo  PT Indosat Tbk mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial pertama di Solo. (Dok. Indosat)

Untuk menghadirkan kekuatan layanan 5G kepada masyarakat Solo, Indosat Ooredoo berfokus untuk mengoptimalkan pengalaman 5G di tiga penggunaan. Pertama, menghadirkan broadband seluler yang ditingkatkan untuk kualitas video nirkabel yang lebih baik, video game, dan aplikasi seluler intensif data lainnya.

Kedua, melanjutkan visi Kota Pintar & Industri 4.0 di Solo melalui penerapan teknologi pembelajaran mesin atau Machine Learning dan otomatisasi operasi. Ketiga, edutainment pintar yang menggabungkan kekuatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

3. Indosat juga berperan bantu pengembangan UMKM dan pendidikan

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo  Ilustrasi UMKM. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara untuk memberdayakan UMKM di Solo, Indosat Ooredoo telah mulai menjual Rasa Solo Hampers di aplikasi myIM3 dan akan melatih sepuluh ribu UMKM Solo untuk go digital. Perusahaan juga menyediakan layanan UCan untuk menawarkan pinjaman mikro kepada para pelaku UMKM ini demi membantu pendanaan pertumbuhan bisnis mereka.

Di ranah pendidikan talenta digital, Indosat Ooredoo akan memfasilitasi pelatihan dan pembinaan content creator bagi dua ribu anak muda dan komunitas gerakan muda di Kota Solo. Perusahaan juga akan memfasilitasi pelatihan Augmented Reality (AR) bagi 500 developer muda asal Solo.

"Untuk memberdayakan Solo sebagai smart city berikutnya, perusahaan juga akan membangun pusat informasi pintar di Balai Kota yang menghubungkan pusat komando kota dengan lebih dari 2.700 RT untuk menghadirkan informasi yang real-time di seluruh kota," kata Al-Neama.

4. Pengembangan 5G ke kota lain

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo  Ilustrasi internet (IDN Times/Arief Rahmat)

Setelah peluncuran 5G tahap awal di Solo, Indosat Ooredoo berencana untuk memperluas layanan 5G komersial ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Makassar, di mana terdapat permintaan konsumen yang tinggi akan layanan data.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate, percaya bahwa 5G akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, berkat teknologinya yang unggul.

"Meskipun 4G masih menjadi tulang punggung transformasi digital di Indonesia, kami berharap komersialisasi 5G tahap awal ini dapat berkontribusi mewujudkan visi nasional menjadi digital powerhouse di kawasan," katanya.

Baca Juga: 5 Cara Jaga Kantong Gak Jebol karena Tagihan Internet saat WFH

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya