Comscore Tracker

Setelah Libur Nyepi, IHSG Kamis Pagi Menguat 4,70 Persen 

Indeks LQ45 naik 7,07 persen

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka di zona hijau pada pembukaan perdagangan Kamis (26/3) pagi. IHSG dibuka menguat pada level 4.122,770 atau naik 4,70 persen. Sementara, indeks LQ45 naik 606,874 poin atau naik 7,07 persen.

1. IHSG Selasa sore ditutup menguat

Setelah Libur Nyepi, IHSG Kamis Pagi Menguat 4,70 Persen IDN Times / Auriga Agustina

Sebelumnya, IHSG tersungkur ke zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (24/3) sore. IHSG ditutup pada level 3.937,632 poin atau turun 1,3 persen. Sementara, indeks LQ45 ditutup pada level 566.829 atau turun 2,84 persen.

Baca Juga: Harga Minyak Naik dan Pidato Trump Buat IHSG Menghijau

2. IHSG Selasa pagi sempat menghijau

Setelah Libur Nyepi, IHSG Kamis Pagi Menguat 4,70 Persen ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA/FOC.

Pada Selasa pagi, IHSG merangkak naik ke level 4.000 poin. Sebelumnya, sejak perdagangan dibuka pada pukul 09.00 grafik IHSG cenderung naik-turun di level 3979-4.000 poin.

Menghijaunya IHSG ini disebabkan dua faktor utama yaitu: Naiknya harga minyak dunia, stimulus The Fed, dan pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Penguatan IHSG telah mendapatkan efek domino ekonomi yang positif dari penguatan bursa di regional Asia, serta penguatan beberapa indices futures," kata Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji kepada IDN Times, Selasa (24/3).

3. Rincian faktor yang sempat membuat IHSG naik

Setelah Libur Nyepi, IHSG Kamis Pagi Menguat 4,70 Persen Ilustrasi memantau pergerakan saham. ANTARA FOTO/Reno Esnir

Berdasarkan data oilprice.com, yang dikutip pada Selasa (24/3), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei naik 4,54 persen atau menjadi US$30,57 per barel.

"Penguatan IHSG tersebut dipengaruhi oleh katalis positif dari menguatnya harga minyak dunia, disertai dengan adanya potensi kerja sama antara AS dengan Arab Saudi dalam rangka menstabilkan harga minyak dunia," kata Nafan.

Nafan mengatakan pidato Presiden AS Donald Trump yang memberikan kebijakan penanganan virus corona juga ditanggapi baik oleh pasar.

"Trump berkomitmen untuk mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus untuk menghadapi efek negatif penyebaran Covid-19 di sektor pasar finansial," katanya.

Analis Teknikal Panin Sekuritas William Hartanto menambahkan, stimulus The Fed untuk meningkatkan perekonomian AS juga mendorong naiknya IHSG pagi ini.

"Namun secara teknikal IHSG tidak mencerminkan hal tersebut. Karena penguatan yang terjadi masih membuat IHSG di bawah resistance MA5, dan dari sisi perdagangan, net sell asing masih besar," katanya.

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN : Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com

Baca Juga: Virus Corona Masih Menghantui IHSG, Saham-saham Ini Bisa Dikoleksi

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya