Comscore Tracker

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp938 Ribu per Gram 

Harga buyback juga turun jadi Rp836 ribu per gram

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali turun pada perdagangan pagi ini, Kamis (9/4). Emas Antam dibanderol Rp938 ribu per gram atau turun Rp8 ribu.

Sementara, harga jual kembali (buyback) hari ini juga turun Rp9 ribu menjadi Rp836 ribu per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp938 Ribu per Gram Ilustrasi (ANTARA FOTO)

Baca Juga: Jangan Sampai Rugi, Begini Lho Cara Hitung Keuntungan Investasi Emas

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp493.500
Harga emas 1 gram: Rp938.000
Harga emas 2 gram: Rp1.825.000
Harga emas 3 gram: Rp2.716.000
Harga emas 5 gram: Rp4.510.000
Harga emas 10 gram: Rp9.955.000
Harga emas 25 gram: Rp22.280.000
Harga emas 50 gram: Rp44.485.000
Harga emas 100 gram: Rp88.900.000

2. Harga emas dunia relatif stabil

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp938 Ribu per Gram Ilustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara, harga emas dunia bertahan relatif stabil pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Investor menunggu rilis risalah dari pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah-langkah stimulus di tengah peningkatan cepat kasus virus corona

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1.684,3 dolar AS per ounce. Emas berjangka turun 10,2 dolar AS atau 0,6 persen menjadi 1.683,7 dolar AS per ounce sehari sebelumnya.

Emas berjangka naik karena para pedagang masih fokus pada COVID-19 dan berita ekonomi terkait virus mendorong permintaan safe haven menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) beberapa menit setelah penutupan pasar.

Pada Senin (6/4/2020) emas berjangka melonjak 48,2 dolar AS atau 2,93 persen menjadi 1.693,9 dolar AS, memperpanjang keuntungan akhir pekan lalu.

"Ketika negara-negara dan pemerintah federal merangsang ekonomi mereka dengan mengguyur uang, program-program stimulus - ini adalah mesin cetak persediaan uang, yang secara umum adalah lingkungan sangat menguntungkan bagi emas," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures seperti dikutip dari Antara.

3. Saham-saham Wall Street turut naik

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp938 Ribu per Gram ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA/FOC.

Selain itu, saham-saham Wall Street juga naik di tengah harapan wabah virus corona di Amerika Serikat mendekati puncaknya dan
ekspektasi bahwa Kongres akan mendorong lebih banyak bantuan untuk ekonomi yang terpukul.

Fokus sekarang bergeser ke risalah pertemuan terbaru The Fed pada pukul 18.00 GMT.

"Tentu, kita semua akan sangat tertarik melihat di mana The Fed berada di jalur suku bunga mereka. (Tapi) saya pikir kita
lebih fokus pada rencana stimulus fiskal dibandingkan dengan rencana stimulus moneter," kata Meger.

Pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.518.518 orang di seluruh dunia dan 88.495 telah meninggal, berdasarkan data Worldometer.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4), Amerika mungkin mencapai puncak "kurva" wabah virus corona. Ia menegaskan ingin ekonomi AS segera dibuka kembali.

"AS dan Eropa berharap model-model menyarankan minggu depan akan menjadi yang terburuk, mengenai infeksi virus baru, adalah benar, dan bahwa kurva akan memuncak untuk mereka," kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff mengatakan dalam sebuah catatan.

"Secara teknis, bullish emas memiliki keunggulan teknis jangka pendek yang kuat secara keseluruhan di tengah tren kenaikan harga di tempat yang sangat menunjukkan jalur resistensi, setidaknya untuk harga akan tetap menyamping hingga lebih tinggi untuk setidaknya dalam waktu dekat dan mungkin lebih lama."

4. Para investor masih menunggu laporan perkembangan perekonomian

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp938 Ribu per Gram Ilustrasi penurunan saham. IDN Times/Arief Rachmat

Pelaku pasar juga mengincar pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya pada Kamis, yang dapat menghasilkan penurunan produksi lebih lanjut guna menopang harga minyak yang telah jatuh.

Investor juga menunggu beberapa laporan termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis (9/4) bersama dengan indeks harga konsumen pada Jumat (10/4).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 27,5 sen atau 1,78 persen, menjadi ditutup pada 15,205 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 11,4 dolar AS atau 1,53 persen, menjadi menetap pada 733,6 dolar AS per ounce.

Baca Juga: Yuk, Kenali Saat yang Tepat untuk Berinvestasi di Emas 

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya