Ilustrasi: Kereta Penumpang Bangladesh Railway. (Doc: INKA)
Kerja sama INKA dan KAI Group antara lain mencakup pengadaan 31 rangkaian LRT Jabodebek. Kontrak senilai Rp3,9 triliun itu ditandatangani pada 2018 dan seluruh rangkaiannya selesai diproduksi pada 2021.
Pada 2023, kerja sama berlanjut melalui kontrak pengadaan 612 unit kereta penumpang Stainless Steel New Generation (SSNG) senilai Rp5,5 triliun dan 16 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) senilai Rp3,8 triliun.
Untuk pengadaan kereta SSNG, INKA menyebut 40 rangkaian telah diserahterimakan hingga 2026 dan digunakan untuk melayani penumpang. Pengadaan ini menjadi bagian dari pembaruan armada kereta penumpang KAI.
Sementara itu, dari total 16 rangkaian KRL yang dipesan, tujuh rangkaian telah beroperasi di lintas Jabodetabek. Sembilan rangkaian lainnya belum selesai karena kendala working capital mismatch yang dialami INKA serta perizinan pengiriman dari pabrik di Banyuwangi dan Madiun menuju Depok.
Di sektor angkutan barang, INKA juga mengerjakan pengadaan 1.125 unit gerbong datar berdasarkan kontrak pada 2024 senilai Rp1 triliun. Pengadaan tersebut selesai pada 2026 dan seluruh gerbong telah diserahterimakan untuk mendukung angkutan logistik di Sumatra.