Jakarta, IDN Times - Laporan industri yang dirilis pada Kamis (16/4/2026), menunjukkan perusahaan manufaktur Jerman mulai mengurangi investasi di Amerika Serikat (AS) dan mengalihkannya ke kawasan Asia. Langkah ini diambil karena pasar Asia dinilai lebih stabil dan prospektif dibandingkan AS.
Penurunan minat investasi ini dipicu oleh kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump yang menciptakan ketidakpastian iklim usaha. Survei Asosiasi Kamar Dagang dan Industri Jerman (DIHK) terhadap 1.700 perusahaan manufaktur menemukan bahwa kebijakan di AS mendorong pengusaha mencari wilayah dengan kepastian aturan yang lebih baik.
