Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp72 Triliun per Awal 2026
Kondisi terkini pembangunan IKN Nusantara (Dok. Humas IKN)
  • Otorita IKN mencatat komitmen investasi swasta mencapai Rp72 triliun dari 57 perusahaan hingga awal 2026, menandakan pertumbuhan signifikan dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.
  • Tiga investor baru menandatangani kerja sama untuk membangun fasilitas komersial dan publik di kawasan KIPP Nusantara, termasuk pusat belanja, area kuliner, serta sarana olahraga bagi warga dan ASN.
  • Pemerintah menjamin kemudahan perizinan dan dukungan regulasi yang memperkuat kepercayaan publik serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, tren investasi di ibu kota baru Indonesia, IKN, terus mengalami pertumbuhan signifikan.

Hingga awal 2026, tercatat sebanyak 57 perusahaan telah berkomitmen menanamkan modal dengan nilai mencapai Rp72 triliun yang berasal dari sektor swasta murni.

“Saat ini sampai dengan awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan, dengan total investasi swasta murni sebesar Rp72 triliun," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (27/2/2026).

1. Tiga investor baru resmi teken kerja sama

Ilustrasi IKN Nusantara (Instagram/Nyoman_Nuarta)

Otorita IKN telah menandatangani tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, dan PT Borneo Berkah Abadi di KIPP Nusantara.

Sinergi tersebut difokuskan pada penyediaan fasilitas komersial dan layanan publik di wilayah pengembangan 1A serta 1C.

Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan pusat perbelanjaan, area kuliner, hingga sarana olahraga guna memenuhi kebutuhan harian aparatur sipil negara (ASN) dan warga yang telah menetap di IKN.

2. Investor prioritaskan pembentukan ekosistem

Pergerakan ekonomi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang makin menggeliat, Selasa (16/12/2025). (IDN Times/SG Wibisono)

Otorita IKN memastikan adanya kemudahan perizinan serta pendampingan intensif bagi para investor. Dukungan itu disambut baik oleh pelaku usaha, salah satunya Suni Yuwono Kusbandi dari PT Maxi Nusantara Raya.

Suni menyatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menyukseskan pembangunan di sektor 1A. Dia menegaskan, fokus utama saat ini bukan sekadar mengejar profit atau kalkulasi untung rugi.

“Kami diberi kesempatan untuk berinvestasi di sektor 1A dan memang lokasinya juga bagus. Kami berkomitmen bahwa ini IKN, kita harus jadi. Maka saya sudah tidak menghitung cuan lagi, Pak. Untung rugi nomor sekian, kita harus bikin ekosistemnya,” tutur dia.

3. Kepercayaan publik diklaim terus meningkat

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS) dan BNN Provinsi Kalimantan Timur melalui BNN Kota Balikpapan menggelar Nusantara Fun Walk, Minggu (13/7/2025). Foto OIKN

Otorita IKN terus mendorong pembangunan fasilitas sosial dan komersial untuk memperkuat daya tarik kawasan sebagai pusat peradaban baru. Itu diharapkan mampu menghidupkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.

"Pembangunan IKN ini juga semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakatnya termasuk dalam bidang usaha," kata dia.

Menurutnya, regulasi seperti Perpres Nomor 79 serta kehadiran fisik Presiden dan Wakil Presiden di lokasi menjadi faktor kunci yang memperkuat optimisme para investor.

Editorial Team