Jakarta, IDN Times - Tekanan yang masih membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat investor perlu lebih cermat dalam menyusun strategi investasi. Alih-alih masuk secara agresif ke pasar, investor disarankan memanfaatkan momentum koreksi untuk melakukan akumulasi secara bertahap.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, kondisi pelemahan IHSG saat ini justru membuka peluang bagi investor domestik karena banyak saham diperdagangkan pada valuasi yang lebih murah.
“Bagi investor domestik, kondisi koreksi tajam IHSG sebenarnya menyediakan ruang valuasi yang sangat murah (undervalued). Namun, strategi yang paling bijak saat ini adalah gradual accumulation dengan pendekatan defensif-selektif, bukan langsung agresif masuk (all-in),” kata Nafan kepada IDN Times, Minggu (7/6/2026).
Menurut dia, pasar saham Indonesia saat ini masih berada dalam fase pencarian titik dasar atau bottoming-out. Oleh karena itu, investor perlu menghindari keputusan investasi yang terlalu agresif di tengah ketidakpastian pasar.
