Kapolri: Polri Berhasil Dorong Produksi Jagung Capai 5,7 Juta Ton

- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan Polri berhasil mendorong produksi jagung nasional hingga 5,7 juta ton sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan pemerintah.
- Polri menjalankan berbagai inisiatif seperti pemanfaatan lahan produktif, pengawasan distribusi hasil panen, serta kerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi KUR bagi petani.
- Selain jagung, Polri juga membantu pengembangan bawang putih di NTB dan beberapa daerah lain dengan total lahan lebih dari 1.000 hektare guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Jakarta, IDN Times – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Polri berhasil mendorong produksi jagung nasional hingga mencapai 5,7 juta ton. Keberhasilan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Puji syukur sejak tahun 2025 hingga kuartal II 2026 telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi mencapai 5,7 juta ton," kata dia dalam pidato sambutan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Sigit mengatakan kondisi global saat ini diwarnai berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang, hingga meningkatnya konflik geopolitik. Situasi tersebut dinilai berdampak besar terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia.
Menghadapi tantangan tersebut, kata Sigit, presiden telah menginstruksikan percepatan swasembada pangan dan energi. Karena itu, Polri berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah demi menjaga stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan.
"Menghadapi tantangan tersebut, Bapak Presiden telah memberikan instruksi guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan dan energi. Polri berkomitmen untuk mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah demi terjaganya stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa," ujarnya.
Sigit menjelaskan, dukungan Polri diwujudkan melalui berbagai program, antara lain pemanfaatan lahan produktif, pekarangan pangan bergizi, pengawasan distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, hingga kerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani.
Selain itu, Polri bersama Kementerian Pertanian, para pemangku kepentingan, dan 30.548 kelompok tani terus memperluas penanaman jagung di lahan potensial seluas 1,37 juta hektare.
Tak hanya komoditas jagung, Kapolri mengatakan, Polri juga mendukung pengembangan bawang putih. Polri memfasilitasi 30 kelompok tani di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mengembangkan bawang putih di lahan seluas 948 hektare dengan hasil panen mencapai 18.960 ton.
"Polri juga memfasilitasi 30 Poktan di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, NTB, untuk mengembangkan komoditas bawang putih melalui penanaman pada lahan seluas 948 hektar dengan hasil panen mencapai 18.960 ton. Kami juga memperluas wilayah tanam di Kabupaten Karanganyar, Temanggung, Lampung Barat, dan Tanggamus dengan luas lahan mencapai 127,5 hektar," ungkapnya.
Sigit menegaskan berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

















