Omzet besar sering dianggap sebagai tanda bahwa bisnis sedang berkembang dan berada di jalur yang tepat. Angka penjualan yang terus meningkat memang terlihat meyakinkan, terlebih ketika jumlah transaksi dan pelanggan ikut bertambah dari waktu ke waktu. Namun, omzet yang tinggi belum tentu berarti bisnis benar-benar menghasilkan keuntungan yang sehat.
Di balik penjualan yang terlihat ramai, ada biaya operasional, harga pokok, promosi, sampai pengeluaran lain yang dapat menggerus keuntungan secara perlahan. Terlalu terpaku pada omzet tanpa memahami profitabilitas bahkan dapat membuat bisnis terlihat sukses dari luar, tetapi sebenarnya kesulitan menghasilkan laba. Supaya pertumbuhan usaha gak sekadar terlihat bagus melalui angka penjualan, yuk pahami beberapa kesalahan mengejar omzet tanpa memperhatikan profitabilitas berikut ini.
