ilustrasi Tokyo yang jadi kota ternyaman (unsplash.com/Jezael Melgoza)
Tokyo menutup 10 besar dengan skor 95,7 dan menjadi satu-satunya megakota yang masuk jajaran tersebut pada 2026. EIU mencatat Tokyo naik tiga posisi dan mengalami peningkatan pada kategori budaya dan lingkungan. Kota ini juga mendapatkan skor sempurna untuk stabilitas, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Bagi dunia bisnis, Tokyo menjadi kasus yang menarik karena skala kota yang sangat besar tidak otomatis membuatnya tersingkir dari kelompok teratas. Infrastruktur perkotaan, layanan kesehatan, pendidikan, dan stabilitas menjadi bagian dari fondasi yang memungkinkan aktivitas ekonomi berlangsung dalam lingkungan metropolitan dengan populasi besar.
Kehadiran Tokyo juga mengingatkan bahwa ukuran pasar dan kualitas hidup merupakan dua variabel yang berbeda. Sebuah kota dapat memiliki pasar besar sekaligus menghadapi tantangan khas megakota. Karena itu, bagi perusahaan yang melihat Tokyo sebagai pusat bisnis, skor liveability bisa menjadi salah satu informasi pendukung, tetapi bukan satu-satunya dasar untuk menentukan ekspansi.
Sepuluh kota teratas Global Liveability Index 2026 memperlihatkan pola yang menarik bagi dunia bisnis. Kota-kota tersebut memiliki performa tinggi dalam berbagai aspek yang mendukung kehidupan perkotaan—mulai dari stabilitas dan kesehatan hingga pendidikan serta infrastruktur. EIU sendiri menegaskan bahwa indeks ini dirancang untuk menilai kondisi kehidupan di 173 kota, bukan untuk mengukur secara langsung keuntungan, biaya usaha, atau daya tarik investasi.
Namun, justru di situlah daftar ini menjadi menarik bagi pelaku bisnis. Kota yang nyaman dapat menjadi bagian dari ekosistem yang membantu perusahaan menarik talenta, menjaga mobilitas pekerja, dan menciptakan lingkungan operasional yang lebih mendukung.
Pada saat yang sama, perusahaan tetap perlu menggabungkan informasi tersebut dengan indikator lain seperti ukuran pasar, biaya operasi, perpajakan, regulasi, kualitas tenaga kerja, dan risiko investasi. Jadi, kalau pertanyaannya adalah apakah 10 kota ini layak menjadi tujuan ekspansi, jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari ranking EIU—tetapi daftar ini bisa menjadi titik awal untuk melihat bagaimana kualitas sebuah kota berhubungan dengan kehidupan dan aktivitas bisnis.