Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kuba menyebut Amerika Serikat telah berbohong soal penghentian blokade minyak yang dilakukan terhadap mereka. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, pada Selasa (5/5/2026).
Klaim itu disampaikan Rodriguez usai Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyebut bahwa AS kini sudah tidak memblokade pasokan minyak untuk Kuba. Namun, menurut Rodriguez, AS pada kenyataannya masih melakukan hal tersebut. Sebab, Kuba hingga kini masih mengalami krisis energi imbas kekurangan pasokan minyak.
“Dia (Marco Rubio) telah memilih untuk berbohong. Apa yang ia katakan berbeda dengan pernyataan Presiden (Donald Trump) dan Gedung Putih,” tulis Rodriguez dalam sebuah unggahan di laman X pribadinya, seperti dilansir The Strait Times.
