Lebarkan Sayap, GMF Aero Asia Kelola MRO Pesawat di Oman

GMF Aero Asia menandatangani konsesi 20 tahun dengan CAA Oman untuk mengoperasikan fasilitas MRO di Bandar Udara Internasional Muscat.
GMF akan mengembangkan hanggar dan fasilitas pendukung secara bertahap, dengan target memperluas akses layanan perawatan pesawat ke Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.
GMF juga bekerja sama dengan Mach Aerospace International untuk mengembangkan kapabilitas serta sumber daya manusia aviasi, sambil menyiapkan operasional bersama mitra lokal di Oman.
Jakarta, IDN Times - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF Aero Asia memperluas jangkauan bisnis Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) ke Muscat, Oman.
Perusahaan telah menandatangani Concession Agreement dengan Civil Aviation Authority (CAA) of the Sultanate of Oman untuk pengoperasian fasilitas MRO di Bandar Udara Internasional Muscat.
1. GMF Aero Asia dapat konsesi 20 tahun

Fasilitas pelayanan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF Aero Asia. (dok. GMFI) Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, dan Presiden CAA Oman, Eng. Naif Ali Hamed Al-Abri, dalam perhelatan Civil Aviation Investment Forum (CAIF) 2026 yang berlangsung di kantor pusat CAA, Muscat, Senin (05/10).
Kerja sama itu menjadi pijakan bagi GMF untuk memperluas layanan operasionalnya di pasar internasional.
Melalui kerja sama itu, CAA Oman berperan sebagai pemilik hanggar dan pemberi konsesi, sekaligus regulator yang memastikan pemenuhan ketentuan dan standar keselamatan penerbangan yang berlaku di Oman. Adapun masa konsesi yang didapatkan GMF ialah selama 20 tahun.
2. Pengembangan dilakukan secara bertahap

Hanggar PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF Aero Asia. (dok. GMFI) GMF akan mengembangkan dan mengoperasikan hanggar beserta fasilitas pendukungnya dengan membawa pengalaman serta kapabilitas teknis dalam layanan perawatan pesawat.
Pengembangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pasar dan rencana bisnis yang disepakati.
Posisi strategis Oman diharapkan membuka akses yang lebih luas ke pasar Timur Tengah, Afrika, dan Eropa, sekaligus melengkapi jangkauan layanan GMF dari basis operasinya di Indonesia.
“Pengembangan MRO di Oman menjadi langkah awal untuk membangun kehadiran operasional GMF yang lebih dekat dengan pelanggan di Timur Tengah dan kawasan sekitarnya. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, GMF melihat peluang untuk menjangkau pasar perawatan yang lebih luas sekaligus berkontribusi pada penguatan industri aviasi Oman,” ujar Andi dikutip Senin, (5/1/2026).
3. GMF Aero Asia perkuat kapasitas SDM

Hanggar GMF AeroAsia di Tangerang, Banten. (IDN Times/Vadhia Lidyana) Pada kesempatan yang sama, GMF juga menandatangani Commemoration Document bersama Mach Aerospace International untuk mendukung pengembangan kapabilitas dan sumber daya manusia di bidang aviasi. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendukung MRO di Oman.
Sebagai tindak lanjut, GMF akan melanjutkan persiapan operasional bersama mitra lokal melalui pengembangan fasilitas, kapabilitas, dan sumber daya manusia secara bertahap.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















