Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (IDN Times/Triyan)
Dalam mengantisipasi tekanan stok dan harga minyak dunia saat ini, pemerintah mengkaji kebijakan fleksibilitas waktu kerja berupa work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Hal itu sebelumnya diungkapkan Airlangga usai rapat kabinet di Istana Negara pada Kamis (19/3) lalu.
“Terkait dengan kajian bahwa dengan tingginya harga minyak maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home dalam satu hari dalam lima hari kerja," kata Airlangga.
Pemerintah sedang menyusun aturan teknis terkait kebijakan tersebut. Rencananya, WFH tak hanya diusulkan untuk diberlakukan pada aparatur sipil negara (ASN), tapi juga untuk ASN daerah hingga sektor swasta.