Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menaker: Ada 170 Juta Pekerjaan Baru dan 92 Juta yang Hilang pada 2030

Menaker, Yassierli di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/6/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Menaker, Yassierli di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/6/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya sih...
  • Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan dunia kerja ke depan akan penuh dengan ketidakpastian.
  • Pada 2030 diperkirakan akan ada 170 juta pekerjaan baru yang tercipta. Namun, pada saat yang sama, sebanyak 92 juta pekerjaan akan hilang atau tergantikan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan, dunia kerja ke depan akan penuh dengan ketidakpastian.

Menurut dia, ada tiga pendorong utama yang akan menggeser lanskap pekerjaan masa depan, yaitu kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi, transisi hijau dan keberlanjutan, serta pergeseran demografi dan ekonomi perawatan.

"Kita menghadapi dunia yang ketidakpastian tinggi," kata dia saat menjadi pembicara dalam sesi Visionary Leaders by IDN Times dengan tema Unlocking Job Opportunities: Strategies for Inclusive and Sustainable Employment in Indonesia di The Tribrata, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Yassierli menjelaskan, perubahan besar itu akan berpengaruh pada empat sektor utama. Keempatnya meliputi ekonomi digital, ekonomi berbasis teknologi dan AI, ekonomi hijau, sirkular, dan berkelanjutan, serta ekonomi perawatan yang berpusat pada manusia.

Lebih lanjut, Yassierli menyebutkan pada 2030 diperkirakan akan ada 170 juta pekerjaan baru yang tercipta. Namun, pada saat yang sama, sebanyak 92 juta pekerjaan akan hilang atau tergantikan.

"Akan ada 170 juta pekerjaan baru tahun 2030, 92 juta pekerjaan itu akan hilang tergantikan 2030," kata dia.

Yassierli menegaskan, kondisi itu menuntut pekerja untuk beradaptasi. Dia mengatakan, sekitar 50 persen orang perlu melakukan reskilling dan upskilling agar tetap bisa bersaing di dunia kerja yang terus berubah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us