Jakarta, IDN Times - Brent Crude dan West Texas Intermediate (WTI) hingga kini menjadi dua patokan utama yang digunakan investor untuk memantau pergerakan harga minyak mentah global. Dilansir Investopedia, keduanya memiliki karakteristik unik yang membedakan jangkauan pasar hingga biaya distribusinya.
Brent Crude menjadi tolok ukur bagi pasar minyak ringan di wilayah Eropa, Afrika, dan Timur Tengah dengan sumber produksi dari Laut Utara.
Sementara itu, WTI menjadi acuan utama untuk pasar Amerika Serikat yang produksinya berasal dari ladang minyak domestik AS. Kedua jenis ini tergolong minyak ringan (light) dan rendah sulfur (sweet), yang menjadikannya bahan baku ideal untuk diolah menjadi bensin.
