Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui penempatan dana sebesar Rp276 triliun ke bank pelat merah dan bank pembangunan daerah tidak memberikan dampak yang sesuai dengan estimasinya.
Ia menjelaskan perkiraaan awalnya, injeksi penempatan dana ini bisa membuat pertumbuhan ekonomi melaju lebih cepat. Namun injeksi yang berjalan pada awal kebijaksanaan tersebut tak berjalan sesuai dengan keinginannya karena kurangnya sinkronisasi dengan Bank Indonesia (BI).
"Ada dampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan itu nggak seoptimal yang saya duga seperti estimasi saya sebelumnya. Harusnya ekonomi harusnya lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan Bank Sentral," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, dikutip, Kamis (1/1/2026).
