Jakarta, IDN Times - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengaku pernah berpura-pura menelepon Kapolri dan Jaksa Agung saat menghadapi persoalan di sektor pangan. Amran mengatakan, tindakan tersebut dilakukan saat Kementerian Pertanian (Kementan) menghadapi pelanggaran di lapangan.
Untuk itu, dia menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri dan Jaksa Agung. Hal itu disampaikan Amran dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya, Rabu (7/1/2026), yang juga dihadiri sejumlah pejabat negara.
"Kadang pura-pura aku telepon Pak Kapolri, Pak Jaksa Agung. Minta maaf Pak Jaksa Agung, Pak Kapolri. Jujur aku jual namanya Bapak. Tapi di depan Presiden, di depan Bapak aku minta maaf. Daripada di akhirat nanti aku berdosa," ungkapnya.
