Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kelakar Mentan Dikejar Target Swasembada: Kami Asam Lambung, Pak Presiden

Haji Isam Ikut Temani Presiden Prabowo Subianto Saat Tinjau Lumbung Pangan di Merauke (Istimewa)
Mentan Amran Sulaiman Temani Presiden Prabowo Subianto Saat Tinjau Lumbung Pangan di Merauke (Istimewa)
Intinya sih...
  • Amran menegaskan capaian swasembada beras saat ini tidak mungkin diraih jika hanya dikerjakan oleh satu pihak. Menurutnya, mustahil hasil tersebut dicapai apabila Kementerian Pertanian bekerja sendirian tanpa dukungan lintas sektor.
  • Amran berterima kasih kepada kementerian dan lembaga lain yang ikut terlibat dalam upaya mencapai swasembada beras.
  • Kontribusi lintas kementerian menjadi bagian penting dalam menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan tekanan besar yang dirasakan jajarannya saat target swasembada beras dipercepat oleh Presiden Prabowo Subianto. Amran dan timnya berkelakar sempat menderita asam lambung karena target tersebut.

Amran mengatakan, target swasembada yang awalnya diberikan waktu empat tahun, dipercepat menjadi tiga tahun. Lalu, Presiden meminta target dicapai dalam satu tahun.

"Tadi Bapak janji empat tahun, kemudian berubah tiga tahun, kemudian satu tahun. Di saat menjadi satu tahun, alhamdulillah kami vertigo, kami asam lambung, hari ini sudah mulai sembuh, recovery kembali," kata Mentan saat laporan kepada Presiden Prabowo Subianto di kegiatan panen raya, Rabu (7/1/2026).

1. Swasembada beras tercapai setahun berkat kerja sama

Panen padi perdana berhasil dilakukan di lahan cetak sawah demplot lumbung pangan Kampung Wanam, Papua Selatan pada Jumat (16/5/2025) (dok. Istimewa)
Panen padi perdana berhasil dilakukan di lahan cetak sawah demplot lumbung pangan Kampung Wanam, Papua Selatan pada Jumat (16/5/2025) (dok. Istimewa)

Amran menegaskan capaian swasembada beras saat ini tidak mungkin diraih jika hanya dikerjakan oleh satu pihak. Menurutnya, mustahil hasil tersebut dicapai apabila Kementerian Pertanian bekerja sendirian tanpa dukungan lintas sektor.

"Jadi izin Bapak Presiden, kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini (swasembada beras)," ujarnya.

2. Amran berterima kasih kepada instansi lain

IMG_6504.jpeg
Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Amran berterima kasih kepada kementerian dan lembaga lain yang ikut terlibat dalam upaya mencapai swasembada beras. Kontribusi lintas kementerian menjadi bagian penting dalam menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional.

"Kami hanya ingin terima kasih pada kementerian lain. Karena swasembada bukan saya, kita semua sebagai anak bangsa, putra terbaik bangsa," paparnya.

3. Prabowo bangga Indonesia swasembada beras

Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto di acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada beras karena sepanjang 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali. Menurutnya itu menjadi momen yang membanggakan karena target tercapai lebih cepat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam peringatan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

"Saudara-saudara, di perayaan Natal ini saya dengan bangga hari ini saya bisa menyampaikan, begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Business

See More

KAI Angkut 2,73 Juta Ton Batu Bara Sepanjang Nataru 2025/2026

08 Jan 2026, 19:11 WIBBusiness