Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri PU Bakal Cek Jembatan Hasil Patungan Warga di Aceh
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Jawa Timur,  tepatnya di Jembatan Jongbiru, Kabupaten Kediri, Kamis (21/11/2024). (Dok. Kementerian PU)
  • Menteri PU Dody Hanggodo akan meninjau langsung Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh, yang dibangun secara swadaya oleh warga untuk memastikan kondisi dan aspek keselamatannya.
  • Pemerintah tetap melanjutkan pembangunan jembatan permanen di Enang-Enang meski warga telah mengumpulkan dana Rp1 miliar, dengan alasan keselamatan menjadi prioritas utama.
  • BPJN Aceh sebelumnya meninjau lokasi longsor dan menemukan tanah labil serta kerusakan pada pendekat jembatan, sehingga diperlukan kajian geoteknik untuk menjamin keamanan pembangunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bakal meninjau langsung Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat pasca bencana hidrometalurgi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto mengatakan tim satuan tugas (satgas) bersama Menteri PU akan mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi jembatan tersebut, serta memastikan kondisi dan aspek keselamatan jembatan.

"Untuk jembatan yang di Aceh itu mungkin besok itu tim satgas dan juga termasuk beliau, Pak Menteri akan menuju ke sana untuk memastikan," kata dia di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

1. Pemerintah tetap lanjutkan pembangunan jembatan permanen

Pemasangan jembatan di Aceh. (Dok. Kementerian PU)

Apri memastikan pemerintah tetap menjalankan rencana pembangunan jembatan permanen di kawasan Enang-Enang meski masyarakat telah bergotong royong mengumpulkan dana sekitar Rp1 miliar untuk membangun akses tersebut.

Menurut dia, pemerintah mengutamakan faktor keselamatan sehingga pembangunan jembatan tidak dapat hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Karena itu, program pembangunan yang telah disiapkan Kementerian PU tetap akan dilaksanakan.

"Ya, yang pasti program pembangunannya kalau di kita di PU tetap berjalan, karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat," ujar dia.

2. PU minta masyarakat mengutamakan keselamatan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto (IDN Times/Trio Hamdani)

Terkait penggalangan dana masyarakat untuk pembangunan jembatan, Apri mengimbau aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah tidak ingin penggunaan jembatan justru berisiko membahayakan masyarakat.

"Imbauan dari Kementerian PU ya utamakanlah keselamatan jangan sampai ada korban," kata dia.

3. BPJN Aceh sebelumnya kaji kondisi di lapangan

Pemasangan jembatan di Aceh. (Dok. Kementerian PU)

Sebelumnya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan meninjau langsung lokasi longsor di Enang-Enang pada akhir Mei 2026. BPJN menyatakan penanganan kawasan tersebut harus mempertimbangkan aspek keselamatan, kondisi geologi, dan hasil kajian geoteknik karena tanah di lokasi masih tergolong labil.

Dari hasil peninjauan, kerusakan tidak hanya terjadi akibat longsor di sejumlah titik, tetapi juga pada bagian pendekat jembatan. Salah satu sisi pendekat bahkan terputus sehingga tidak dapat digunakan untuk mendukung lalu lintas kendaraan.

Tim juga masih menemukan rembesan air dan tanah yang basah meski cuaca cerah. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan metode penanganan agar pembangunan jembatan dapat dilakukan secara aman dan berkelanjutan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article