Kunjungan Menteri PU ke AS Bawa Keluarga Dipastikan Tak Akan Pakai APBN

- Kementerian PU menegaskan keluarga Menteri PU tidak akan memakai dana APBN untuk rencana kunjungan kerja ke Amerika Serikat.
- Seluruh biaya perjalanan keluarga menteri akan ditanggung secara pribadi jika mereka ikut dalam keberangkatan tersebut.
- Surat daftar delegasi yang mencantumkan nama keluarga diterbitkan hanya untuk kelengkapan administrasi visa dan status kunjungan masih tentatif.
IDN Times, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan keikutsertaan anggota keluarga menteri dalam agenda perjalanan ke luar negeri tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Yang perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan, terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto kepada jurnalis di Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Dia mengatakan seluruh biaya perjalanan maupun kepentingan anggota keluarga ditanggung sepenuhnya menggunakan dana pribadi apabila mereka jadi diberangkatkan.
"Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi," ujar dia.
Sebelumnya, Apri membenarkan keaslian surat daftar delegasi kunjungan kerja Menteri PU Dody Hanggodo ke New York Amerika Serikat (AS) yang beredar di media sosial (medsos).
Dokumen tersebut diterbitkan murni untuk memenuhi kelengkapan administrasi pengurusan visa. Agenda kunjungan kerja luar negeri yang direncanakan itu masih berstatus tentatif.
Daftar nama yang dimuat dalam surat sengaja disusun untuk merangkum seluruh pihak yang berpotensi mendampingi Menteri PU. Masuknya nama anggota keluarga ke dalam manifes tersebut adalah tindak lanjut atas komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri demi mempermudah proses pembuatan visa.
"Nah, terkait di dalam list itu ada anggota keluarga itu memang di dalam apa namanya, di dalam komunikasi kami dengan Kementerian Luar Negeri dalam rangka pengurusan visa itu sebaiknya memang dijadikan di dalam satu daftar," ujar dia.



















