Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

MotoGP Indonesia Angkat UMKM di Mandalika, Pendapatan Melonjak

2 min read
MotoGP Indonesia Angkat UMKM di Mandalika, Pendapatan Melonjak
Penonton keluar dari Sirkuit Mandalika usai menonton sprint race MotoGP Mandalika, Sabtu (10/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Pertamina menghadirkan 30 UMKM di bazar Festival Energizing Indonesia selama MotoGP Mandalika 2026, membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal.

  • Sebanyak 26 UMKM bergerak di sektor makanan dan minuman, sementara produk lain mencakup kerajinan serta perawatan tubuh; program ini melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas.

  • UMKM Loyok Kreatif dan terapis lokal berkolaborasi dalam acara tersebut, sementara Pertamina menargetkan penguatan daya tarik Mandalika serta pergerakan ekonomi lokal berkelanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika 2026 memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil untuk meningkatkan pendapatan usahanya. Dari event tersebut, sejumlah pelaku UMKM menerima lonjakan pendapatan yang cukup memuaskan.

PT Pertamina (Persero) menghadirkan 30 UMKM untuk menjajakan produknya di bazar area Festival Energizing Indonesia, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dari tanggal 9–11 Oktober 2026.

  1. 1. Perluas pasar UMKM

    IMG_9340.jpeg
    Bazar UMKM di area Festival Energizing Indonesia, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. (dok. Pertamina)

    Kehadiran UMKM itu tidak hanya meramaikan ajang balap motor internasional, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Beragam produk lokal mulai dari kuliner, minuman, kerajinan tangan hingga produk perawatan tubuh hadir meramaikan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

    Manager SMEPP Pertamina, Fety, mengatakan dari total 30 UMKM yang terlibat, 26 di antaranya bergerak di sektor makanan dan minuman (food and beverage). Kesempatan tersebut diberikan Pertamina sebagai ruang bagi UMKM untuk berkembang dengan melibatkan masyarakat dan kelompok inklusif khususnya perempuan dan penyandang disabilitas.

  2. 2. Dorong bisnis UMKM yang terapkan inklusivitas

    IMG-20261010-WA0005.jpg
    Pembalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team, Raul Fernandez (IDN Times / Linggauni)

    Salah satu UMKM yang dilibatkan adalah Loyok Kreatif, UMKM yang memproduksi kerajinan anyaman bambu. Pemilik usaha Agus Hartadi dalam menjalankan usahanya melibatkan perempuan, termasuk penyandang disabilitas.

    Warga Desa Loyok itu merasa bangga, karena selain diberikan booth, produk kerajinan anyaman khas desanya,turut menjadi bagian dari penyediaan suvenir atau merchandise dalam gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

    "UMKM-UMKM ini tidak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga memberdayakan rekan-rekan di sekelilingnya dan saling berkolaborasi," kata Fety, dikutip Senin (12/10/2026).

    Inisiatif kolaborasi antar-UMKM tampak pada aktivitas jasa pijat refleksi bagi pengunjung. Para terapis lokal berkolaborasi dengan UMKM Bali Ayu Nature, yang menyediakan minyak pijat dan produk perawatan tubuh.

  3. 3. Demi menggerakkan ekonomi lokal

    Pembalap MotoGP, Marc Marquez setelah menjadi juara sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026. (IDN Times / Linggauni)
    Pembalap MotoGP, Marc Marquez setelah menjadi juara sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026. (IDN Times / Linggauni)

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak sekadar ajang perusahaan untuk meningkatkan branding produk Pertamina. Namun di dalamnya juga terdapat aspek performance, inovasi dan sustainability.

    Baron mengatakan, Mandalika merupakan salah satu destinasi wisata unggulan, sehingga melalui etalase produk unggulan yang dibangun, dapat menggerakkan ekonomi lokal.

    "Aspek sustainability ini kami usung karena momentum Pertamina Grand Prix of Indonesia ini menjadi sarana untuk memperkuat daya tarik Mandalika sebagai destinasi wisata, yang tidak terjadi saat gelaran berlangsung, namun akan terus berlanjut," ujar Baron.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More