Pada 2002, Piala Dunia yang diselenggarakan di Jepang dan Korea Selatan memakan dana sekitar 7 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp109,4 triliun. Nah, dana sebesar itu dimanfaatkan dengan baik untuk membangun beberapa stadio baru demi mendukung penyelengaraan Piala Dunia. Tak hanya biayanya yang melambung, Jepang dan Korea Selatan juga mencatatkan namanya sebagai tuan rumah Piala Dunia pertama yang berasal dari Asia.
Negara yang menyandang gelar sebagai tuan rumah dengan biaya penyelanggaran Piala Dunia termahal ini menginvestasikan dananya untuk berbagai hal. Namun, tak menyangkanya angkanya amat fantastis, ya?
Nah, mau tahu lebih dalam Piala Dunia 2026? Yuk, kunjungi Soccertime IDN Times biar gak ketinggalan berbagai info penting lainnya!

Apa saja negara dengan penyelanggaran Piala Dunia termahal? | Jerman, Qatar, Amerika Serikat, Jepang, Rusia, dan Brasil merupakan beberapa tuan rumah dengan biaya penyelanggaran Piala Dunia termahal sepanjang masa. |
Kenapa biaya penyelengaraan Piala Dunia bisa sangat mahal? | Biaya penyelenggaran Piala Dunia bisa sangat mahal karena tuan rumah harus membangun stadion baru, menyiapkan berbagai infrastruktur, melatih aparat keamanan, hingga memperbarui fasilitas pendukung. |
Apa pengaruh biaya yang mahal terhadap kualitas Piala Dunia? | Biaya yang mahal bisa bikin Piala Dunia berkualitas, meramaikan ajang tersebut, bikin pengunjung merasa aman dan nyaman, serta menjamin pertandingan berjalan dengan baik. |