Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Emas Antam Naik Goceng di Akhir Pekan, Ini Daftarnya

Harga Emas Antam Naik Goceng di Akhir Pekan, Ini Daftarnya
ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik Rp5 ribu menjadi Rp2,66 juta per gram, sementara harga buyback ikut naik Rp38 ribu ke level Rp2,378 juta per gram.
  • Emas dinilai efektif untuk diversifikasi portofolio karena nilainya cenderung berlawanan arah dengan saham atau properti, sehingga bisa jadi pelindung nilai investasi.
  • Investasi emas sering dipilih investor konservatif karena risikonya rendah, namun kurang cocok untuk tujuan jangka pendek akibat selisih harga jual dan beli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp5 ribu pada Sabtu (27/6/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,660 juta per gram.

Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga alami kenaikan Rp38 ribu sehingga dibanderol Rp2,378 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

Harga emas 0,5 gram: Rp1,380 juta

Harga emas 1 gram: Rp2,66 juta

Harga emas 2 gram: Rp5,26 juta

Harga emas 3 gram: Rp7,865 juta

Harga emas 5 gram: Rp13,075 juta

Harga emas 10 gram: Rp26,095 juta

Harga emas 25 gram: Rp65,112 juta

Harga emas 50 gram: Rp130,14 juta

Harga emas 100 gram: Rp260,12 juta

Harga emas 250 gram: Rp650,26 juta

Harga emas 500 gram: Rp1,3 miliar

Harga emas 1.000 gram: Rp2,6 miliar.

2. Emas jadi instrumen investasi untuk diversifikasi portofolio

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Investasi emas biasa dipilih untuk investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More