Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Logam yang Dibutuhkan untuk Mendukung Perkembangan AI

5 Logam yang Dibutuhkan untuk Mendukung Perkembangan AI
ilustrasi artificial intelligence (freepik.com/DC Studio)
Intinya Sih
  • Perkembangan AI bergantung pada ketersediaan logam penting seperti tembaga, silikon, aluminium, nikel, dan logam tanah jarang untuk membangun infrastruktur teknologi modern.
  • Tembaga dan silikon menjadi tulang punggung utama dalam sistem kelistrikan serta pembuatan chip semikonduktor yang mendukung performa pusat data dan perangkat AI.
  • Aluminium menjaga efisiensi pendinginan, nikel menopang penyimpanan energi besar, sementara logam tanah jarang digunakan untuk komponen berteknologi tinggi di ekosistem AI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Perkembangan artificial intelligence atau AI tidak hanya bergantung pada perangkat lunak dan kecanggihan algoritma. Di balik pesatnya kemajuan teknologi ini, terdapat kebutuhan besar akan berbagai bahan baku yang digunakan untuk memproduksi pusat data, semikonduktor, hingga perangkat elektronik. Salah satu bahan yang memiliki peran penting adalah logam.

Seiring meningkatnya investasi pada AI di berbagai negara, permintaan terhadap sejumlah logam strategis juga ikut meningkat. Logam tersebut menjadi komponen penting dalam membangun infrastruktur yang mendukung komputasi modern. Berikut lima logam yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan AI.

1. Tembaga sebagai penghubung utama infrastruktur AI

ilustrasi tembaga
ilustrasi tembaga (pexels.com/Alex Tepetidis)

Tembaga menjadi salah satu logam yang paling dibutuhkan dalam perkembangan AI karena memiliki kemampuan menghantarkan listrik yang sangat baik. Logam ini digunakan pada kabel listrik, sistem pendingin, transformator, hingga berbagai komponen di pusat data yang menjalankan ribuan prosesor secara bersamaan. Semakin besar kapasitas pusat data, semakin tinggi pula kebutuhan akan tembaga.

Permintaan tembaga terus meningkat seiring bertambahnya pembangunan pusat data di berbagai negara. Infrastruktur AI membutuhkan pasokan listrik yang stabil, sehingga penggunaan kabel dan peralatan berbahan tembaga menjadi sangat penting. Tidak mengherankan jika banyak analis memandang tembaga sebagai salah satu komoditas strategis yang akan terus dibutuhkan pada era AI.

2. Silikon sebagai bahan utama pembuatan chip

ilustrasi chip
ilustrasi chip (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Hampir seluruh prosesor yang digunakan untuk menjalankan AI dibuat menggunakan silikon. Material ini menjadi fondasi dalam pembuatan semikonduktor yang berfungsi sebagai otak dari komputer, graphics processing unit, dan berbagai perangkat elektronik modern. Tanpa silikon, pengembangan perangkat keras untuk AI akan sulit dilakukan.

Permintaan terhadap chip AI meningkat pesat karena kebutuhan komputasi semakin besar setiap tahunnya. Kondisi tersebut ikut mendorong kebutuhan akan silikon berkualitas tinggi yang digunakan dalam proses manufaktur semikonduktor. Oleh sebab itu, rantai pasok silikon memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri AI secara global.

3. Aluminium membantu menjaga efisiensi pusat data

ilustrasi pusat data
ilustrasi pusat data (magnific.com/DC Studio)

Pusat data AI menghasilkan panas yang sangat tinggi akibat ribuan prosesor bekerja secara terus-menerus. Aluminium banyak digunakan sebagai bahan heat sink, rangka server, hingga berbagai komponen yang membutuhkan material ringan tetapi mampu menghantarkan panas dengan baik. Karakteristik tersebut membuat aluminium menjadi bagian penting dalam sistem pendinginan perangkat komputasi.

Selain ringan, aluminium juga memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi sehingga cocok digunakan pada infrastruktur teknologi yang beroperasi dalam jangka panjang. Seiring meningkatnya pembangunan pusat data berskala besar, kebutuhan terhadap logam ini diperkirakan terus bertambah. Perannya mungkin tidak selalu terlihat, tetapi sangat penting untuk menjaga efisiensi operasional AI.

4. Nikel mendukung penyimpanan energi berkapasitas besar

ilustrasi pertambangan
ilustrasi pertambangan (pexels.com/Tom Fisk)

Operasional pusat data membutuhkan pasokan listrik yang stabil setiap saat. Untuk menjaga keandalan sistem, banyak fasilitas AI menggunakan baterai berkapasitas besar sebagai sumber daya cadangan ketika terjadi gangguan listrik. Salah satu bahan penting dalam berbagai jenis baterai modern adalah nikel.

Selain digunakan pada baterai, nikel juga memiliki peran dalam pengembangan teknologi penyimpanan energi yang mendukung penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan. Kombinasi antara pusat data AI dan sistem penyimpanan energi membuat permintaan terhadap nikel diperkirakan terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan AI juga berkaitan erat dengan transformasi sektor energi.

5. Logam tanah jarang mendukung komponen berteknologi tinggi

ilustrasi pertambangan
ilustrasi pertambangan (freepik.com/freepik)

Kelompok rare earth elements atau logam tanah jarang memiliki peran penting dalam berbagai perangkat elektronik berteknologi tinggi. Unsur seperti neodimium, disprosium, dan praseodimium digunakan untuk membuat magnet berkekuatan tinggi yang banyak ditemukan pada motor listrik, sistem pendingin, serta berbagai perangkat elektronik modern yang mendukung ekosistem AI.

Produksi logam tanah jarang terkonsentrasi di beberapa negara sehingga pasokannya sering menjadi perhatian dalam perdagangan internasional. Ketika permintaan teknologi AI meningkat, kebutuhan terhadap logam-logam tersebut juga ikut bertambah. Karena sifatnya yang strategis dan tidak mudah digantikan, logam tanah jarang diperkirakan akan tetap menjadi salah satu komponen penting dalam perkembangan industri AI di masa depan.

Perkembangan AI tidak hanya ditentukan oleh kemajuan perangkat lunak, tetapi juga oleh ketersediaan berbagai logam yang mendukung infrastruktur teknologi. Kelima logam yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan AI memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam membangun ekosistem AI modern. Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi di masa depan, permintaan terhadap logam-logam tersebut juga diperkirakan akan terus bertambah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More