Netflix Berencana PHK 800 Karyawan Mulai Pekan Depan

Netflix dikabarkan menyiapkan PHK sekitar 5 persen karyawan atau berpotensi berdampak pada 800 pekerja.
Rencana tersebut belum dikonfirmasi Netflix, sementara divisi dan lokasi karyawan terdampak masih belum diketahui.
Netflix akan mengumumkan kinerja kuartal III 2026 pada 20 Oktober di tengah upaya mempercepat pertumbuhan bisnis.
Jakarta, IDN Times - Netflix tengah menyiapkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar lima persen karyawannya. Pemangkasan tenaga kerja di perusahaan layanan streaming tersebut berpotensi diumumkan paling cepat pada pekan depan.
Dilansir Puck News, restrukturisasi besar-besaran itu akan berdampak pada sekitar lima persen karyawan Netflix. Informasi tersebut mengutip sumber anonim yang mengetahui rencana perusahaan.
Juru bicara Netflix menolak memberikan komentar mengenai laporan tersebut. Hingga kini, belum diketahui divisi mana yang akan paling terdampak oleh rencana pemangkasan karyawan tersebut.
Berdasarkan laporan perusahaan hingga akhir 2025, Netflix memiliki sekitar 16 ribu karyawan penuh waktu. Jika pemangkasan sebesar lima persen benar-benar dilakukan, sekitar 800 pekerja berpotensi kehilangan pekerjaan.
1. Netflix terakhir kali lakukan PHK besar pada 2022

logo Netflix (pexels.com/Luca Sammarco) Rencana PHK yang dilaporkan tersebut muncul setelah Netflix beberapa kali melakukan pengurangan tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir. PHK besar terakhir terjadi pada 2022, ketika perusahaan memangkas sekitar 450 karyawan.
Dilansir LA Times, Minggu (11/10/2026), langkah itu dilakukan setelah Netflix kehilangan 200 ribu pelanggan pada kuartal I 2022. Penurunan tersebut menjadi yang pertama dalam lebih dari satu dekade bagi perusahaan yang selama ini mengandalkan pertumbuhan jumlah pelanggan untuk memperkuat bisnisnya.
Sejak saat itu, Netflix juga melakukan sejumlah pemangkasan dalam skala lebih kecil. Pada awal 2026, perusahaan dilaporkan memberhentikan puluhan anggota tim produk globalnya.
Menurut data perusahaan per Desember 2025, sekitar 68 persen karyawan Netflix atau kurang lebih 10.900 orang berada di Amerika Serikat dan Kanada. Namun, belum ada informasi mengenai lokasi maupun tim yang akan terdampak dalam rencana PHK terbaru tersebut.
2. Netflix ingin percepat pertumbuhan bisnis

ilustrasi televisi dengan logo Netflix (unsplash.com/Thibault Penin) Di tengah laporan rencana PHK, Netflix sebelumnya menyampaikan bisnisnya masih bertumbuh. Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, mengatakan perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit di setiap wilayah geografis pada kuartal II 2026.
Pernyataan itu disampaikan Sarandos dalam konferensi Bloomberg Screen Time di Los Angeles pada September 2026. Meski mengakui pertumbuhan perusahaan masih berlangsung, dia mengatakan Netflix ingin meningkatkan kecepatannya.
"Kami ingin terus menumbuhkannya dengan lebih cepat," kata Sarandos.
Dia juga mengakui pertumbuhan perusahaan belum sesuai dengan target yang diharapkannya.
"Ya, secara keseluruhan, kami tidak tumbuh secepat yang saya inginkan, dan sedang berupaya mempercepat pertumbuhan tersebut," ujarnya.
Salah satu tantangan yang disoroti Sarandos adalah tingkat keterlibatan pengguna atau user engagement. Keterlibatan pengguna Netflix hanya meningkat 2 persen secara tahunan pada paruh pertama 2026.
Sarandos juga menyinggung investasi Netflix dalam program siaran langsung atau live programming. Menurutnya, konten siaran langsung menyerap sekitar lima persen dari anggaran konten perusahaan, tetapi hanya menghasilkan sekitar satu persen dari total aktivitas menonton.
"Kami juga melakukan hal-hal yang memberikan hambatan besar terhadap angka tersebut. Maksud saya, ketika kami menayangkan program siaran langsung di Netflix, yang merupakan hal relatif baru, kami menghabiskan sekitar 5 persen anggaran konten untuk acara langsung. Namun, acara tersebut hanya menghasilkan sekitar satu persen dari aktivitas menonton," kata Sarandos.
3. Netflix akan umumkan kinerja kuartal III pada 20 Oktober

logo Netflix di smartphone (screenrant.com) Laporan mengenai rencana PHK ini muncul menjelang pengumuman kinerja keuangan Netflix untuk kuartal III 2026. Perusahaan dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada Selasa (20/10/26), setelah perdagangan pasar saham ditutup.
Pada kuartal II 2026, Netflix membukukan laba yang sejalan dengan perkiraan Wall Street. Namun, proyeksi pendapatan perusahaan untuk kuartal III berada di bawah ekspektasi analis.
Proyeksi tersebut turut menekan harga saham Netflix setelah perusahaan menyampaikan perkiraan kinerjanya. Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa rencana PHK yang dilaporkan berkaitan langsung dengan proyeksi pendapatan tersebut.
Hingga saat ini, Netflix belum mengonfirmasi laporan mengenai rencana pemangkasan sekitar lima persen karyawannya. Pengumuman kinerja kuartal III pada 20 Oktober mendatang akan menjadi salah satu agenda penting perusahaan di tengah perhatian terhadap pertumbuhan bisnis dan efisiensi operasionalnya.







![[QUIZ] Di Umur Berapa Kamu Akan Punya Uang Rp100 Juta? Cari Tahu di Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20241011/vitaly-taranov-ocrpjce6gpk-unsplash-2d56ee26a574eaf2b00cefe4e3b89b72.jpg)















