Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penampakan Proyek Tol Jogja-Bawen, Bakal Jadi Penghubung ke Borobudur
Potret proyek Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 3 yang sedang dibangun oleh KSO PP–Waskita–WIKA (WIKA KSO). (dok. WIKA)
  • KSO PP-Waskita-WIKA melanjutkan pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 3, bagian koridor Joglosemar yang dirancang memperkuat konektivitas dan mempermudah akses menuju Borobudur.

  • Proyek ditargetkan selesai Juni 2028, dengan pekerjaan tanah, struktur jembatan, verifikasi geoteknik, pemantauan deformasi, serta pengaturan lalu lintas di dekat jalan nasional aktif.

  • Konstruksi dekat Borobudur menerapkan pengendalian dampak lingkungan dan budaya, sekaligus melibatkan tenaga kerja, pemasok, serta UMKM Magelang yang memenuhi standar keselamatan dan mutu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui KSO PP-Waskita-WIKA masih melanjutkan pengerjaan proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 3.

Proyek infrastruktur itu dirancang untuk memperkuat konektivitas di koridor strategis Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar), sekaligus mempermudah akses wisatawan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

1. Ditargetkan rampung Juni 2028

Potret proyek Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 3 yang sedang dibangun oleh KSO PP–Waskita–WIKA (WIKA KSO). (dok. WIKA)

Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2028. Adapun pengerjaan saat ini akan memasuki tahapan krusial, yakni pekerjaan tanah.

Tim di lapangan memfokuskan pengerjaan pada galian, pembangunan box culvert dan box traffic, serta pemasangan borepile untuk struktur jembatan.

Pengendalian ekstra juga diterapkan pada pengerjaan struktur seperti pile slab, mengingat letaknya yang berbatasan langsung dengan jalan nasional aktif.

Kontraktor melakukan verifikasi data geoteknik, pemantauan deformasi tanah, hingga pengaturan lalu lintas agar aktivitas kendaraan masyarakat di jalur utama tidak terganggu selama proses konstruksi berlangsung.

2. Proyek berdekatan dengan kawasan cagar budaya

Potret proyek Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 3 yang sedang dibangun oleh KSO PP–Waskita–WIKA (WIKA KSO). (dok. WIKA)

Mengingat lokasinya yang berdekatan dengan kawasan cagar budaya Borobudur, pelaksanaan konstruksi Tol Jogja-Bawen Seksi 3 mengusung konsep berwawasan lingkungan dan budaya.

Pengendalian metode kerja diterapkan secara ketat untuk meminimalkan dampak getaran, kebisingan, debu, serta pergerakan alat berat di sekitar area pemukiman dan situs bersejarah.

Selain meminimalisasi gangguan lingkungan, efisiensi juga dilakukan melalui skema pemanfaatan kembali tanah hasil galian sebagai material timbunan sesuai spesifikasi teknis.

3. Bakal bangkitkan ekonomi lokal

Potret proyek Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 3 yang sedang dibangun oleh KSO PP–Waskita–WIKA (WIKA KSO). (dok. WIKA)

Pembangunan ruas tol ini tidak hanya berfokus pada hasil fisik jalan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga lokal. Proyek itu akan membuka kesempatan bagi tenaga kerja, pemasok bahan bangunan, hingga UMKM setempat di wilayah Magelang yang memenuhi kualifikasi keselamatan dan mutu konstruksi untuk terlibat langsung dalam proses pengerjaan.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin menjelaskan, pembangunan tol itu dirancang untuk memberikan dampak positif berkelanjutan bagi mobilitas warga sekaligus sektor pariwisata daerah.

"Harapan kami, pembangunan Tol Jogja–Bawen Seksi 3 dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas serta mempermudah akses wisatawan menuju kawasan Borobudur yang pada akhirnya mendukung perekonomian masyarakat Magelang," ujar Ngatemin, dikutip Selasa, (6/10/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article