Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pernah Dirasakan Banten, Gubernur Andra Soni Optimistis Ekonomi Baik di 2026

Mendagri Tito Karnavian dalam acara SAT 2026.
Mendagri Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya sih...
  • Gubernur Banten Andra Soni optimistis ekonomi Indonesia membaik di 2026
  • Banten merasakan pertumbuhan ekonomi sejak 2025, dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat
  • Komponen yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Banten adalah ekspor dan impor, namun masih ada pekerjaan rumah terkait pertumbuhan ekonomi agar bisa berkeadilan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur Banten Andra Soni optimistis ekonomi Indonesia akan membaik di 2026. Hal itu ia sampaikan dalam program Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times hari ini, Rabu (14/1/2026).

Politikus Gerindra itu mengatakan, Banten lebih dulu merasakan ekonomi Indonesia yang membaik sejak 2025. Hal ini karena adanya intervensi kebijakan pemerintah pusat.

“Saya optimis ya, pertama itu sudah dirasakan oleh Banten di tahun 2025 bahwa pertumbuhan ekonomi di Banten itu sangat dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan pemerintah pusat, karena kita berada persis di sebelah Ibu Kota,” kata Andra di sesi Bagaimana Mencapai Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan.

Salah satu komponen yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Banten, kata Andra, yakni ekspor dan impor. Sebab, kata dia, Banten merupakan kawasan industri yang memiliki pelabuhan.

“Sehingga itu menjadi angka laju pertumbuhan ekonomi kami juga di sana. Kemudian di tiga kuartal selama 2025 itu trennya positif. Mulai dari 5,19, 5,33 kemudian 5,29 laju pertumbuhan ekonomi kami dan di kuartal empat nanti menunggu sekitar 5 Februari,” ujar Ketua DPD Gerindra Banten itu.

“Tapi kami optimis tahun 2025 mungkin kami akan di atas rata-rata nasional pertumbuhan ekonominya. Artinya, itu adalah bonus yang didapatkan oleh pemerintah Provinsi Banten,” lanjutnya.

Namun demikian, ada pekerjaan rumah terkait pertumbuhan ekonomi di Banten agar bisa berkeadilan. Sebab, Andra mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi di Banten belum merata antara Tangerang Raya dan Lebak Banten.

“Ada daerah yang tumbuhnya pesat, tapi ada juga daerah yang selama ini gak bisa tumbuh pesat. Saya bisa contohkan bahwa di Banten itu ada namanya Tangerang Raya berbatasannya dengan sungai, dengan Jakarta. Dan di situ di mana tumbuh ada Alam Surra, BSD, kemudian Bintaro dan sebagainya itu tumbuh pesat,” ujar dia.

Kondisi ini berbanding terbalik karena adanya campur tangan dari pihak swasta yang membangun infrastruktur.

“Sedangkan Asta Cita Pak Prabowo itu membangun dari desa untuk pertumbuhan ekonomi. Kita baru bisa membangun kurang lebih sekitar 61 ruas jalan desa dan 1 jembatan yang kewenangannya tadinya ada di kabupaten atau desa. Nah, provinsi melakukan intervensi karena kita meyakini salah satu cara mengejar pertumbuhan ekonomi adalah di desa,” kata dia.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More

Andalkan Manufaktur, Emil Dardak Sebut Ekonomi Jatim Setara Bulgaria

14 Jan 2026, 12:16 WIBBusiness