Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Produksi Batu Bara Dipangkas, Stok Buat PLN Dipastikan Tetap Aman

Produksi Batu Bara Dipangkas, Stok Buat PLN Dipastikan Tetap Aman
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berlokasi di kawasan PT Bintan Alumina Indonesia (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)
Intinya Sih
  • Pemerintah memastikan stok batu bara untuk PLN aman hingga April 2026 meski ada penyesuaian kuota produksi, sehingga operasional pembangkit listrik tetap berjalan tanpa gangguan.
  • Penataan RKAB dilakukan untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan global, mencegah harga batu bara jatuh akibat ekspor berlebihan, serta menjaga nilai ekonomi komoditas nasional.
  • Kebijakan ini juga menekankan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan agar manfaatnya tetap dirasakan generasi mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan penataan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor batu bara tidak akan mengganggu operasional pembangkit listrik milik PT PLN (Persero).

Dia menjamin pasokan emas hitam untuk kebutuhan nasional tetap menjadi prioritas utama di tengah penyesuaian kuota produksi. Stok batu bara untuk PLN dalam kondisi aman, setidaknya hingga Maret dan April 2026.

"Untuk kebutuhan PLN, teman-teman media dan seluruh rakyat Indonesia, saya memastikan bahwa sampai dengan bulan Maret, April, no issue karena kita mengikuti terus perkembangan kebutuhan batu bara terhadap PLN," kata dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Rabu (4/3/2026).

1. Ekspor berlebihan bikin harga batu bara RI anjlok

Sejumlah kapal tongkang melintasi Sungai Mahakam usai mengirim batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (18/1/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa
Sejumlah kapal tongkang melintasi Sungai Mahakam usai mengirim batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (18/1/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa

Penataan RKAB batu bara dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan (supply and demand). Saat ini, volume produksi batu bara Indonesia sangat besar, namun hal tersebut justru membuat harga di pasar internasional jatuh.

Bahlil membeberkan Indonesia menyuplai sekitar 500 hingga 550 juta ton batu bara, atau setara 43 persen dari total perdagangan dunia yang mencapai 1,3 miliar ton. Sayangnya, meski menjadi pemain besar, Indonesia belum mampu mengendalikan harga pasar.

"Harganya bukan kita yang mengendalikan. Harganya di luar yang mengendalikan. Ideal harganya bagus karena supply and demand-nya, supply-nya besar demand-nya sedikit maka harganya jadi murah," ungkapnya.

2. Pemerintah ogah obral murah kekayaan negara

IMG-20260303-WA0041.jpg
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam keterangan pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Bahlil mengingatkan sumber daya alam merrupakan aset negara yang harus dikelola dengan penuh kehati-hatian. Dia menekankan pentingnya menjaga nilai komoditas tersebut agar tidak dijual terlalu murah ke pasar global.

Kebijakan itu diambil sebagai langkah jangka panjang untuk mempersiapkan ketahanan energi bagi generasi mendatang. Dia menilai kepemimpinan boleh berganti, namun kekayaan alam Indonesia tidak boleh dikuras habis tanpa perhitungan yang matang.

"Kita mempersiapkannya kepada generasi berikut. Jadi jangan kita mengobral murah barang-barang kita," kata Bahlil.

3. Tambang tak boleh jor-joran juga demi lingkungan

Tambang batu bara.
ilustrasi tambang batu bara (pexels.com/Braeson Holland)

Tujuan akhir dari penataan RKAB adalah memastikan jaminan pasokan dalam negeri tetap tersedia sembari menjaga harga yang kompetitif bagi para pengusaha, dan pengelolaan SDA dapat berjalan berkesinambungan tanpa merusak ekosistem.

Dia mewanti-wanti agar aktivitas pertambangan tidak dilakukan secara jor-joran. Aspek lingkungan dan nilai ekonomi harus berjalan beriringan agar anak cucu di masa depan masih bisa merasakan manfaat dari kekayaan alam Indonesia.

"Kita juga harus melakukan dengan baik. Tidak boleh kita melakukan penambangan dengan jor-joran tanpa memperhatikan nilai yang baik dan lingkungan yang baik," paparnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More